KAB. TASIK (CM) – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menargetkan pembangunan infrastruktur yang berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PUTRLH), dua program unggulan, yakni Jalan Kasep dan Tasik Hejo, dipercepat sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah.
Komitmen itu ditegaskan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya, Minggu, 26 Juli 2026. Mengusung tema “Nyorang Mangsa Tasik Raharja”, pemerintah daerah ingin memastikan pembangunan fisik tidak mengabaikan keberlanjutan lingkungan.
Kepala Dinas PUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Deden Ramdhan Nugraha mengatakan percepatan pembangunan jalan menjadi salah satu prioritas untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga ke tingkat desa.
Menurut dia, peningkatan kualitas jalan kabupaten melalui program Jalan Kasep diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
Namun, pembangunan infrastruktur itu, kata Deden, harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga keseimbangan ekologi. Karena itu, Dinas PUTRLH juga mempercepat pelaksanaan program Tasik Hejo yang berfokus pada penghijauan dan pelestarian lingkungan.
“Kami terus berakselerasi merealisasikan program Jalan Kasep demi memicu pertumbuhan ekonomi. Namun komitmen pembangunan fisik ini harus berjalan selaras dengan kelestarian alam melalui program Tasik Hejo agar lingkungan tetap hijau dan berkelanjutan,” ujar Deden.
Ia menilai keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan perlindungan lingkungan menjadi fondasi penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang tanpa mengurangi daya dukung alam.
Pada momentum Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya, Deden juga mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan berkolaborasi mendukung agenda pembangunan daerah.
“Melalui sinergi semua pihak, kita dapat membangun infrastruktur yang kuat sekaligus menjaga kelestarian alam demi mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya yang religius, maju, dan raharja,” katanya.





