News

Bukan Sekadar Bangun Jalan, Pemkab Tasikmalaya Bidik Kebangkitan Ekonomi dari Pelosok

164
×

Bukan Sekadar Bangun Jalan, Pemkab Tasikmalaya Bidik Kebangkitan Ekonomi dari Pelosok

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Tasikmalaya H. Asep Sopari Al Ayubi

KAB. TASIK (CM) – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengarahkan APBD Perubahan 2026 tidak hanya untuk mengejar pembangunan fisik, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat di perdesaan. Infrastruktur yang telah dibangun ditargetkan menjadi modal untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga.

Wakil Bupati Tasikmalaya H. Asep Sopari Al Ayubi mengatakan pembangunan jalan, sarana pendidikan, dan infrastruktur lainnya harus memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

“Harapan kita semua, infrastruktur jalan panjang yang sudah dibangun ini secara otomatis dapat menjadi pemicu (leverage) untuk mengungkit perekonomian warga di pelosok-pelosok Kabupaten Tasikmalaya,” ujar Asep.

Menurut dia, pembangunan konektivitas hingga pelosok daerah harus diikuti peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan ekonomi lokal. Pemerintah, kata Asep, perlu memastikan infrastruktur yang tersedia tidak berhenti sebagai fasilitas fisik.

Karena itu, arah kebijakan anggaran berikutnya akan diselaraskan dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penguatan kapasitas warga menjadi bagian penting agar pembangunan infrastruktur menghasilkan kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Di sisi lain, APBD Perubahan 2026 juga memuat sejumlah pekerjaan fisik yang dinilai mendesak. Salah satunya revitalisasi Kawasan Sarana Olahraga (SOR) Kabupaten Tasikmalaya.

Asep meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera mengeksekusi proyek tersebut. Revitalisasi SOR merupakan salah satu aspirasi masyarakat yang telah lama disampaikan kepada pemerintah daerah.

“Banyak hal yang harus segera kita realisasikan. Saya mengamanatkan betul kepada jajaran PUPR untuk mengawal revitalisasi sarana olahraga ini,” katanya.

Revitalisasi kawasan tersebut direncanakan terintegrasi dengan pembangunan jembatan penghubung menuju Kompleks Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Menurut Asep, kawasan olahraga dan pusat pemerintahan merupakan bagian dari satu perencanaan.

Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah yang terlibat memanfaatkan waktu pelaksanaan secara maksimal. Seluruh pekerjaan fisik yang masuk dalam APBD Perubahan ditargetkan selesai pada 2026.

“Pengerjaan ini tetap harus selesai pada tahun 2026. Maka dari itu, manfaatkan betul kesempatan dan tenggat waktu yang ada,” tegas Asep.

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap kombinasi pembangunan infrastruktur, penguatan SDM, dan pemberdayaan ekonomi dapat menciptakan efek berantai bagi masyarakat. Dengan begitu, pembangunan daerah tidak sekadar menghasilkan bangunan dan jalan, tetapi juga memperluas aktivitas ekonomi serta memperkuat kesejahteraan warga di perdesaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *