KOTA TASIK (CM) – Keberadaan majelis taklim dinilai memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar menjadi tempat masyarakat mempelajari ilmu agama. Di tengah berbagai persoalan sosial yang berkembang di kawasan perkotaan, majelis taklim dinilai dapat menjadi ruang untuk memperkuat karakter, moral, sekaligus kepedulian sosial masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, H. Heri Ahmadi, S.Pd.I., mengatakan penguatan kehidupan spiritual masyarakat dapat menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kehidupan kota yang lebih baik.
Hal itu disampaikan Heri saat menghadiri peluncuran Majelis Taklim Ibadurrohman di Ibadurrohman Hall Center (IHC), Leuwidahu, Kota Tasikmalaya, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Heri, majelis taklim memiliki ruang yang cukup besar untuk berkontribusi terhadap penyelesaian persoalan masyarakat.
“Majelis taklim jangan hanya dipandang sebagai tempat pengajian. Ia bisa menjadi salah satu sarana untuk ikut menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat, khususnya di Kota Tasikmalaya,” ujar Heri.
Ia berharap keberadaan Majelis Taklim Ibadurrohman tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Menurut dia, aktivitas tersebut perlu dijaga keberlangsungannya agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Penguatan nilai spiritual
Heri mengatakan pembangunan kota tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik maupun keberhasilan pemerintah dalam menekan angka kriminalitas.
Menurut dia, terdapat aspek lain yang tidak kalah penting, yakni membangun fondasi moral dan spiritual masyarakat.
” Kita berharap majelis taklim ini terus berkelanjutan dan semakin marak. Karena dengan kekuatan ruhiyah, insyaallah kota kita akan menjadi lebih baik,” katanya.
Heri menilai penguatan aspek ruhiyah di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya berdampak terhadap kehidupan sosial, tetapi juga dapat memberikan pengaruh terhadap kualitas kehidupan ekonomi masyarakat.
“Bukan sekadar menekan angka kriminalitas, tetapi juga meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, termasuk menghadirkan keberkahan dalam kehidupan ekonomi,” lanjut dia.
Majelis Taklim Ibadurrohman kembali aktif
Peluncuran Majelis Taklim Ibadurrohman sekaligus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali kegiatan keagamaan yang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.
Ketua Yayasan Ibadurrohman, H. Agus Salim, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya melanjutkan kembali semangat perjuangan dan aktivitas majelis taklim di lingkungan masyarakat.
Selain mengaktifkan kembali majelis taklim, Yayasan Ibadurrohman juga mengembangkan Korps Dai Ibadurrohman (KDI).
KDI disiapkan sebagai wadah bagi para dai untuk berkontribusi dalam kegiatan dakwah dan pembinaan masyarakat.
Aktivitas keagamaan di Ibadurrohman juga dilengkapi dengan kegiatan tahsin Al-Qur’an yang dilaksanakan secara rutin.
Pada kajian perdana, panitia menghadirkan Dr. Abad Mansur Tamam, MA., dosen Universitas Ibnu Khaldun. Ia membawakan materi bertajuk “Di Mana Allah dalam Hidup Kita?”.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.45 WIB tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Dicky Candranegara dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya Ishak Parid.
Pemerintah dan masyarakat perlu bersinergi
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Dicky Candranegara menyambut positif kembali aktifnya Majelis Taklim Ibadurrohman.
Menurut Dicky, keberadaan lembaga keagamaan seperti majelis taklim dapat menjadi mitra sosial bagi pemerintah dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul di masyarakat.
Ia menilai sejumlah persoalan perkotaan, termasuk kenakalan remaja dan gangguan kelompok bermotor, membutuhkan penanganan yang lebih komprehensif.
Pendekatan penindakan, kata dia, perlu berjalan beriringan dengan upaya pembinaan dan penguatan nilai-nilai di tengah masyarakat.
Dengan demikian, majelis taklim tidak hanya berfungsi sebagai ruang pembelajaran agama, tetapi juga dapat menjadi tempat membangun kepedulian, kebersamaan, dan ketahanan sosial masyarakat.
Peluncuran Majelis Taklim Ibadurrohman turut diramaikan dengan bazar UMKM. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya kepada masyarakat yang hadir.





