News

Cegah Kecelakaan Remaja, Satlantas Polres Tasikmalaya Latih Pelajar Berkendara Aman

46
×

Cegah Kecelakaan Remaja, Satlantas Polres Tasikmalaya Latih Pelajar Berkendara Aman

Sebarkan artikel ini
Para siswa sedang mempraktikkan teknik berkendara di lapangan, mulai dari pengereman mendadak hingga menjaga keseimbangan tubuh.

KAB. TASIK (CM) – Kepolisian Resor Tasikmalaya menyasar pelajar untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas di kalangan remaja. Melalui program safety riding, Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya membekali siswa SMAN 1 Singaparna dengan pengetahuan dan keterampilan berkendara yang aman.

Kepala Satlantas Polres Tasikmalaya AKP Trias Karso Yuliantoro mengatakan, edukasi tersebut bertujuan menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini, terutama bagi siswa yang sudah menggunakan kendaraan bermotor.

“Materinya meliputi kelengkapan surat kendaraan dan perlengkapan berkendara, teknik mengemudi yang benar, hingga pemahaman rambu-rambu lalu lintas,” ujar Trias, Jumat, 23 Oktober 2026.

Petugas tidak hanya menyampaikan teori. Para siswa juga mendapat kesempatan mempraktikkan teknik berkendara di lapangan, mulai dari pengereman mendadak hingga menjaga keseimbangan tubuh saat bermanuver di tikungan.

Satlantas turut memperagakan tahapan ujian teori dan praktik untuk memperoleh Surat Izin Mengemudi (SIM). Dalam kegiatan itu, dua siswa yang dinilai memenuhi persyaratan dan berhasil melewati ujian praktik mendapatkan SIM.

Menurut Trias, seluruh siswa dapat mengikuti sesi penyampaian materi. Namun, praktik berkendara dibatasi bagi siswa yang telah cukup umur dan memiliki kartu tanda penduduk (KTP).

Selain teknik berkendara, polisi menyoroti penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot brong. Penggunaan knalpot jenis ini dilarang karena kebisingannya dapat mengganggu pengguna jalan dan berpotensi memicu perilaku berkendara yang berisiko.

“Suara bising dari knalpot brong cenderung memicu pengemudi untuk melajukan kendaraannya lebih cepat. Hal inilah yang sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan di jalan raya,” kata Trias.

Polisi juga mengajak pihak sekolah terlibat dalam upaya pencegahan. Guru dan pengelola sekolah diharapkan aktif mengingatkan siswa mengenai aturan lalu lintas serta memantau perilaku berkendara mereka.

Melalui edukasi dan kolaborasi dengan sekolah, Satlantas Polres Tasikmalaya berharap pelajar semakin memahami bahwa keselamatan di jalan tidak hanya bergantung pada keterampilan mengemudi, tetapi juga kepatuhan terhadap aturan dan tanggung jawab kepada pengguna jalan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *