News

Dukung Target Swasembada Pangan 2026, Polres Tasikmalaya Tanam Jagung Serentak

47
×

Dukung Target Swasembada Pangan 2026, Polres Tasikmalaya Tanam Jagung Serentak

Sebarkan artikel ini

KAB.TASIK (CM) – Polres Tasikmalaya menunjukkan komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui aksi penanaman jagung serentak yang digelar di Kampung Cempaka, Desa Janggala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis 29 Januari 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan masif di bawah koordinasi Polda Jawa Barat untuk mendukung target Swasembada Pangan Tahun 2026. Penanaman dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan terhubung secara daring melalui zoom meeting dengan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Setiawan.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama memimpin langsung kegiatan di lapangan. Ia didampingi sejumlah unsur pimpinan daerah, di antaranya Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, Asda III Setda Kabupaten Tasikmalaya Yayat Suryana, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya H. Ending Sunaryo, serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) dan Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya.

AKBP Wahyu menegaskan bahwa peran Polri tidak terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat, salah satunya melalui sektor pertanian.

“Penanaman jagung ini merupakan langkah konkret kami dalam mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan. Di wilayah hukum Polres Tasikmalaya, kami memaksimalkan pemanfaatan lahan di setiap polsek agar program ini memberikan dampak yang luas bagi masyarakat,” ujar Wahyu.

Secara keseluruhan, Polda Jawa Barat menargetkan penanaman jagung seluas 750 hektare. Sementara itu, di wilayah hukum Polres Tasikmalaya, kegiatan dilakukan di atas lahan seluas 22 hektare, dengan rata-rata 1 hektare dikelola oleh masing-masing polsek.

Selain penanaman simbolis, Polres Tasikmalaya juga menyalurkan bantuan sosial kepada perwakilan Kelompok Tani Wakaf Sukapira. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan moral dan material kepada petani lokal agar lebih bersemangat dalam mengelola lahan pertanian secara berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta pemantauan langsung kondisi dan kesiapan lahan. Hingga acara berakhir, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.

Aksi penanaman jagung ini diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif, sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *