GARUT (CM) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menggelar bakti sosial melalui layanan Rail Clinic di Stasiun Bumiwaluya, Kelurahan Citeras, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar jalur kereta api.
Executive Vice President PT KAI Daop 2 Bandung, Hendra Wahyono, mengatakan Rail Clinic memberikan layanan kesehatan tingkat pertama, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, hingga penyuluhan kepada masyarakat.
“Secara umum, fasilitas pelayanan kesehatan yang diberikan di dalam Rail Clinic adalah jenis pelayanan kesehatan primer atau pelayanan tingkat pertama,” ujarnya.
Sebanyak 265 warga tercatat mengikuti pemeriksaan dan pengobatan gratis dalam kegiatan tersebut. Selain layanan kesehatan, KAI juga menyalurkan bantuan berupa 50 kacamata untuk siswa SDN 1 Citeras, 70 kacamata bagi warga lanjut usia, paket sembako, serta kursi roda untuk masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kesempatan itu, petugas juga memberikan edukasi mengenai keselamatan di sekitar jalur kereta api dan penyuluhan kesehatan kepada warga yang hadir.
Rail Clinic merupakan inovasi PT KAI di bidang pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan kereta rel diesel penumpang yang dimodifikasi menjadi klinik berjalan.
Program tersebut mulai beroperasi sejak 2015 dan hingga kini KAI telah memiliki empat rangkaian Rail Clinic yang digunakan untuk kegiatan sosial di Pulau Jawa dan Sumatera.
Kegiatan di Stasiun Bumiwaluya menggunakan Rail Clinic Generasi 4 yang terdiri atas empat kereta. Dua kereta difungsikan sebagai fasilitas kesehatan, sementara dua kereta lainnya berisi Rail Library, ruang baca digital, ruang belajar, ruang pertemuan, serta fasilitas penunjang lainnya.
Layanan kesehatan yang tersedia meliputi pemeriksaan dokter umum, pemeriksaan gigi, pelayanan kesehatan ibu dan anak, laboratorium sederhana, pemeriksaan mata, layanan farmasi, hingga tindakan medis dasar. Seluruh fasilitas didukung dengan peralatan medis digital.
Pelaksanaan bakti sosial tersebut turut melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Puskesmas Citeras, unsur Muspika Malangbong, serta tokoh masyarakat setempat.
Hendra mengatakan Rail Clinic merupakan salah satu bentuk kepedulian KAI terhadap masyarakat di sepanjang jalur rel. Selain memberikan akses layanan kesehatan, kegiatan itu diharapkan dapat mempererat hubungan perusahaan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
“Ini merupakan salah satu bentuk lain program CSR/TJSL di PT KAI. Masyarakat dapat memanfaatkan Rail Clinic ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Diharapkan dengan kegiatan ini akan mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekitar, sehingga masyarakat dapat turut aktif menjaga aset dan keselamatan perjalanan kereta api,” katanya.





