News

Pemuda PERSIS Punya Kepengurusan Baru, Fokus Modernisasi Organisasi dan Dakwah Digital

611
×

Pemuda PERSIS Punya Kepengurusan Baru, Fokus Modernisasi Organisasi dan Dakwah Digital

Sebarkan artikel ini

BANDUNG (CM) – Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) resmi memiliki kepengurusan baru untuk Masa Jihad 2026–2031. Ketua Umum terpilih, Hilman Rasyid, M.Pd., melantik jajaran Tasykil dan Lembaga PP Pemuda PERSIS di Kantor PP PERSIS, Bandung, Senin 13 Juli 2026.

Pelantikan yang bertepatan dengan 27 Muharam 1448 Hijriah itu dihadiri Ketua Umum PP PERSIS Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag., Sekretaris Umum Dr. KH. Haris Muslim, serta jajaran pimpinan badan otonom PERSIS.

Dalam pidato perdananya, Hilman menegaskan kepengurusan baru membawa semangat transformasi organisasi agar mampu menjawab tantangan zaman.

“Kita tidak bisa bekerja dengan cara lama untuk menjawab persoalan baru. Ada disrupsi teknologi, krisis moral digital, dan ketimpangan ekonomi. Karena itu kami merumuskan ‘Panca Jihad’ sebagai arah kerja lima tahun ke depan,” kata Hilman.

Menurut Hilman, “Panca Jihad” akan menjadi pedoman organisasi selama lima tahun mendatang. Lima fokus tersebut meliputi modernisasi tata kelola dan transformasi digital organisasi, rekonstruksi kaderisasi ulama dan inteligensia, penguatan dakwah berbasis data, pengembangan ekosistem ekonomi kader melalui BUMJ dan Himpunan Pengusaha Persatuan Islam, serta diplomasi strategis dan penguatan aliansi kebangsaan.

Ia menegaskan, penguatan khittah kaderisasi tetap menjadi fondasi utama organisasi. Namun, menurutnya, gagasan dan kontribusi Pemuda PERSIS harus mampu menjangkau ruang yang lebih luas.

“Kita harus keluar dari zona nyaman. Setiap generasi punya tanggung jawabnya sendiri. Tugas kami adalah menasionalisasikan gagasan Pemuda PERSIS dan mencetak kader yang bisa memberi warna di kancah nasional,” ujarnya.

Hilman juga menilai metode dakwah harus mengikuti perkembangan zaman. Meski nilai-nilai Islam tetap, penyampaiannya harus lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan karakter generasi muda.

Sementara itu, Ketua Umum PP PERSIS, Dr. KH. Jeje Zaenudin, mengingatkan pengurus baru agar tidak hanya mengandalkan sejarah panjang organisasi, tetapi mampu melahirkan karya yang relevan dengan kebutuhan masa kini.

“Setiap zaman ada tokohnya. Jangan berlindung di balik kejayaan pendahulu. Ciptakan karya nyata yang relevan untuk hari ini. Jaga integritas dan kuatkan sinergi dengan induk jam’iyyah,” pesan Jeje.

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor 001/A.6.2/B.1-C.1/VII/2026, struktur baru PP Pemuda PERSIS terdiri atas 13 bidang kerja nasional dan empat lembaga strategis, yakni Lembaga Kaderisasi Ulama Muda, Lembaga Studi Sastra dan Kebudayaan, Lembaga Akselerasi Ekonomi Jam’iyyah, serta Lembaga Strategi Komunikasi dan Pengembangan Media.

Melalui formasi kepengurusan baru tersebut, PP Pemuda PERSIS menargetkan organisasi yang lebih modern, adaptif terhadap perkembangan teknologi, mandiri secara ekonomi, serta mampu memberikan kontribusi yang lebih luas di tingkat nasional selama lima tahun mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *