KOTA TASIK (CM) – Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya menilai kinerja RSUD dr. Soekardjo pada Triwulan II Tahun 2026 menunjukkan perkembangan positif, baik dari aspek pelayanan maupun kondisi keuangan.
Meski demikian, rumah sakit milik Pemerintah Kota Tasikmalaya itu masih menghadapi tantangan dalam penyelesaian dan pengembangan infrastruktur untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Penilaian tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya ke RSUD dr. Soekardjo, Kamis. 30 Juli 2026.
Pertemuan itu membahas hasil evaluasi kinerja triwulan kedua, kondisi keuangan rumah sakit, serta berbagai upaya yang perlu dilakukan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi PKS, Yadi Mulyadi, mengatakan evaluasi triwulanan merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan pelayanan publik di sektor kesehatan terus mengalami perbaikan.
“Evaluasi berkala seperti ini penting untuk melihat perkembangan kinerja rumah sakit secara objektif. Dari hasil pembahasan, secara umum terdapat peningkatan dibandingkan tahun lalu, baik dari sisi pelayanan maupun kondisi keuangannya,” ujar Yadi.
Menurut dia, capaian tersebut menjadi modal bagi RSUD dr. Soekardjo untuk memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan utama di Kota Tasikmalaya.
Rumah sakit itu dinilai telah memiliki fasilitas pelayanan kesehatan dan peralatan medis yang memadai untuk melayani kebutuhan masyarakat.
“Fasilitas yang dimiliki RSUD dr. Soekardjo sudah cukup lengkap. Dengan penguatan kualitas layanan, rumah sakit ini memiliki peluang besar menjadi rujukan utama bagi seluruh puskesmas di Kota Tasikmalaya,” katanya.
Yadi menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan harus dilakukan secara menyeluruh. Selain didukung fasilitas yang memadai, rumah sakit juga perlu memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan layanan medis, serta menyempurnakan standar operasional prosedur (SOP) agar pelayanan menjadi lebih cepat, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Di sisi lain, ia mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan, terutama terkait pembangunan dan pengembangan infrastruktur rumah sakit. Menurut dia, penyelesaian persoalan tersebut memerlukan dukungan anggaran yang tidak sedikit.
Meski begitu, Yadi optimistis berbagai pembenahan yang dilakukan manajemen rumah sakit akan berdampak pada peningkatan kinerja pelayanan sekaligus memperbaiki kondisi keuangan rumah sakit.
“Harapan kami, seiring meningkatnya kualitas pelayanan, kondisi arus kas atau cash flow RSUD juga semakin sehat. Ketika pelayanan semakin baik dan kepercayaan masyarakat terus meningkat, maka kinerja rumah sakit, baik dari sisi pelayanan maupun keuangan, akan tumbuh secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya memastikan akan terus menjalankan fungsi pengawasan sekaligus memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat peran RSUD dr. Soekardjo sebagai rumah sakit rujukan yang memberikan pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Kota Tasikmalaya.





