News

Puluhan Preman dan Jukir Ilegal Terjaring Operasi di Singaparna

73
×

Puluhan Preman dan Jukir Ilegal Terjaring Operasi di Singaparna

Sebarkan artikel ini

KAB. TASIK (CM) – Puluhan orang yang diduga terlibat praktik premanisme dan menjadi juru parkir ilegal terjaring operasi gabungan di kawasan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis, 1 Oktober 2026.

Operasi tersebut digelar untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di sejumlah ruang publik. Petugas juga menemukan serta mengamankan minuman keras dari beberapa lokasi yang disisir.

Operasi melibatkan personel Polres Tasikmalaya, Polda Jawa Barat, Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya, serta sejumlah instansi lintas sektoral. Petugas dibagi dalam beberapa tim untuk menyisir titik-titik yang dianggap rawan.

Penyisiran dimulai dari kawasan Alun-alun Singaparna dan terminal bus. Petugas kemudian bergerak menuju perbatasan Seruni hingga kawasan pasar di Jalan Gudang.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari upaya menekan praktik premanisme, termasuk keberadaan juru parkir ilegal di sejumlah daerah.

“Polda Jabar dan Satpol PP Kabupaten Tasikmalaya melakukan operasi premanisme yang tersebar di beberapa titik wilayah Kabupaten Tasikmalaya,” kata Hendra.

Selain menjaring puluhan orang, petugas mengamankan sejumlah botol minuman keras dari beberapa titik. Orang-orang yang terjaring kemudian didata untuk dilaporkan kepada pimpinan.

Menurut Hendra, penertiban dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan sejak dini. Keberadaan premanisme dan aktivitas ilegal lainnya dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Agenda ini dilaksanakan untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah agar gangguan sekecil apa pun dapat diminimalisir, sehingga menciptakan situasi yang aman bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *