News

Unggul di WJIC 2026, Proyek Pasar Padakembang Masuk Tahap Penilaian Lapangan

170
×

Unggul di WJIC 2026, Proyek Pasar Padakembang Masuk Tahap Penilaian Lapangan

Sebarkan artikel ini

KAB. TASIK (CM) – Proposal Relokasi Pasar Padakembang milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya meraih nilai tertinggi dalam West Java Investment Challenge (WJIC) 2026. Capaian itu membawa proyek tersebut masuk tahap akhir penilaian melalui kunjungan lapangan oleh Tim WJIC bersama Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Barat.

Tim WJIC meninjau langsung lokasi rencana pembangunan dan relokasi Pasar Padakembang di Kabupaten Tasikmalaya, Rabu, 30 September 2026.

Peninjauan berlangsung di tengah upaya pemerintah daerah mempertemukan proyek strategis dengan calon investor dan pelaku usaha.

Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi mengatakan kunjungan lapangan menjadi bagian penting dalam proses penilaian. Menurut dia, kelayakan proyek perlu dilihat langsung, tidak hanya berdasarkan dokumen dan paparan yang diajukan.

“Kita tidak lagi hanya bicara mengenai proyek melalui dokumen, angka, gambar, maupun paparan. Hari ini kita melihat langsung lokasi yang menjadi rencana pembangunan dan relokasi Pasar Padakembang,” kata Asep, Kamis, 1 Oktober 2026.

Asep mengatakan WJIC menjadi salah satu pintu bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan proyek strategis sekaligus membuka peluang kerja sama dengan dunia usaha, lembaga keuangan, dan investor.

“Bagi Kabupaten Tasikmalaya, WJIC memiliki arti penting. Kami aktif mengikuti kegiatan ini sebagai salah satu ruang untuk membawa potensi dan proyek strategis daerah agar dapat bertemu dengan dunia usaha, lembaga keuangan, dan calon investor,” ujarnya.

Kabupaten Tasikmalaya juga mencatat konsistensi dalam ajang investasi tingkat Jawa Barat tersebut. Selama dua tahun berturut-turut, daerah ini masuk dalam 10 besar WJIC.

Pada WJIC 2026, proposal Relokasi Pasar Padakembang bahkan mencatat nilai tertinggi dibandingkan proposal proyek yang diajukan kabupaten dan kota lain di Jawa Barat.

“Dalam dua tahun berturut-turut, Kabupaten Tasikmalaya berhasil masuk dalam 10 besar WJIC. Pada tahun ini, proposal proyek Padakembang meraih nilai tertinggi di antara seluruh proposal proyek yang diajukan kabupaten dan kota se-Jawa Barat,” kata Asep.

Kunjungan lapangan itu dihadiri Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, jajaran Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Barat, Wakil Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala SKPD Pemkab Tasikmalaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *