News

Persib Cetak Sejarah Hattrick Juara, Euforia Bobotoh Pecah di Tasikmalaya

40
×

Persib Cetak Sejarah Hattrick Juara, Euforia Bobotoh Pecah di Tasikmalaya

Sebarkan artikel ini

KOTA TASIK (CM) – Euforia kemenangan menyelimuti Kota Tasikmalaya setelah Persib Bandung memastikan diri keluar sebagai juara Super League 2025/2026, Sabtu malam 23 Mei 2026.

Ribuan bobotoh turun ke jalan merayakan keberhasilan Maung Bandung mencatatkan sejarah dengan meraih tiga gelar liga secara beruntun.

Sorak sorai pendukung terdengar di sejumlah ruas jalan utama kota. Konvoi kendaraan memadati jalanan sambil membunyikan klakson, mengibarkan bendera biru, hingga menyalakan flare sebagai bentuk perayaan atas keberhasilan Persib mempertahankan gelar juara.

Kepastian gelar didapat setelah Persib bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada laga terakhir musim ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Hasil tersebut cukup membawa tim asuhan Bojan Hodak menutup musim di puncak klasemen dengan koleksi 79 poin, sama dengan raihan Borneo FC. Namun Persib unggul rekor pertemuan sehingga berhak mengangkat trofi juara musim ini.

Keberhasilan itu sekaligus menjadi catatan bersejarah bagi Persib. Tiga gelar liga secara berturut-turut menegaskan dominasi Maung Bandung dalam beberapa musim terakhir di kompetisi sepak bola nasional.

Di atas lapangan, Persib tampil menekan sejak awal pertandingan. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya sendiri, tim tuan rumah mendominasi penguasaan bola dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.

Namun, Persijap mampu tampil disiplin menjaga lini pertahanan hingga laga berakhir tanpa gol. Ketegangan sempat terasa karena di pertandingan lain, Borneo FC menang telak 7-1 atas Malut United di Stadion Segiri, Samarinda.

Meski demikian, kemenangan besar Pesut Etam tetap tidak mampu menggusur posisi Persib dari puncak klasemen akhir.

Di Tasikmalaya, suasana kemenangan mulai terasa bahkan sebelum pertandingan usai. Warga dan bobotoh sudah memadati sejumlah titik untuk menyambut momen juara.

Kawasan Dadaha, Jalan HZ Mustofa, hingga pusat kota berubah menjadi lautan biru. Ribuan suporter terlihat mengenakan jersey Persib, membawa syal, hingga bendera berukuran besar sambil menyanyikan lagu-lagu khas dukungan bagi Maung Bandung.

Bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya Tasikmalaya, Persib bukan sekadar klub sepak bola. Kehadiran Maung Bandung telah menjadi simbol kebanggaan sekaligus identitas yang menyatukan masyarakat Sunda.

Keberhasilan mempertahankan gelar juga semakin mengukuhkan nama Bojan Hodak sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah Persib. Pelatih asal Kroasia itu dinilai berhasil membangun tim yang solid melalui kombinasi pemain muda dan senior.

Selain tajam di lini serang, Persib juga tampil konsisten dalam bertahan sepanjang musim. Stabilitas performa tersebut menjadi kunci keberhasilan mereka menjaga posisi di papan atas hingga pekan terakhir kompetisi.

Dengan tambahan trofi musim ini, Persib semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu klub elite dan paling sukses di Indonesia. Prestasi hattrick juara menjadi pencapaian langka di era modern sepak bola nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *