News

Akhir Pekan Pertama Juli Jadi Puncak Arus Penumpang Kereta dari Daop 2 Bandung

49
×

Akhir Pekan Pertama Juli Jadi Puncak Arus Penumpang Kereta dari Daop 2 Bandung

Sebarkan artikel ini

BANDUNG (CM) – Akhir pekan pertama Juli menjadi periode tersibuk bagi perjalanan kereta api dari wilayah PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung selama masa libur sekolah. Pada Sabtu-Ahad, 4–5 Juli 2026, sebanyak 45.025 pelanggan berangkat menggunakan kereta api, tertinggi dibandingkan dua akhir pekan sebelumnya.

Jumlah tersebut meningkat dari 34.287 pelanggan pada 20–21 Juni dan 41.967 pelanggan pada 27–28 Juni. Kenaikan itu menandai terus bertambahnya pengguna kereta api sepanjang musim liburan sekolah.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan akhir pekan pertama Juli menjadi puncak mobilitas pelanggan selama periode libur sekolah.

“Kereta api tetap menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta didukung kemudahan layanan mulai dari pemesanan tiket hingga fasilitas di stasiun dan di dalam kereta,” kata Kuswardojo.

Secara keseluruhan, selama periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan 26 perjalanan kereta api reguler setiap hari dengan total kapasitas 220.944 tempat duduk. Dalam periode itu, jumlah pelanggan mencapai 300.457 orang atau setara dengan tingkat okupansi 136 persen.

Menurut Kuswardojo, okupansi yang melampaui 100 persen bukan berarti jumlah penumpang melebihi kapasitas kursi. Angka tersebut merupakan akumulasi penggunaan tempat duduk pada berbagai segmen perjalanan sehingga satu kursi dapat ditempati lebih dari satu pelanggan dalam relasi yang berbeda.

Ia menilai tingginya jumlah pelanggan menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi utama untuk berwisata, bersilaturahmi, maupun melakukan perjalanan bisnis selama libur sekolah. Selain bebas dari kemacetan, kereta api dinilai menawarkan perjalanan yang lebih efisien, aman, dan nyaman.

Selama masa liburan, KAI Daop 2 Bandung juga memastikan kesiapan operasional, mulai dari petugas pelayanan, kebersihan sarana dan prasarana, hingga aspek keselamatan perjalanan. Perusahaan menyatakan akan terus meningkatkan kualitas layanan agar kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *