News

Kreativitas Pemuda Kabupaten Tasikmalaya Tumbuh, Youth Fest 2026 Jadi Wadah Kolaborasi

36
×

Kreativitas Pemuda Kabupaten Tasikmalaya Tumbuh, Youth Fest 2026 Jadi Wadah Kolaborasi

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi saat menutup Youth Fest 2026 yang diselenggarakan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Tasikmalaya di Kecamatan Taraju, Kamis, 29 Oktober 2026.

KAB. TASIK (CM) – Kreativitas generasi muda di Kabupaten Tasikmalaya mendapat ruang melalui gelaran Youth Fest 2026. Beragam kegiatan, mulai dari olahraga, kompetisi gim digital, hingga pameran usaha kecil dan menengah (UKM), menjadi ajang bagi pemuda untuk menunjukkan potensi sekaligus memperkuat kebersamaan.

Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi mengapresiasi partisipasi aktif generasi muda dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tersebut. Apresiasi itu disampaikannya saat menutup Youth Fest 2026 yang diselenggarakan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Tasikmalaya di Kecamatan Taraju, Kamis, 29 Oktober 2026.

Menurut Asep, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa potensi dan semangat pemuda tidak hanya tumbuh di pusat perkotaan, tetapi juga menjangkau wilayah pelosok. Perpaduan olahraga tradisional dan aktivitas digital menjadi sarana untuk mempertemukan anak muda dari berbagai latar belakang.

“Rangkaian Youth Fest 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa pemuda Kabupaten Tasikmalaya, dalam hal ini KNPI, sangat aktif, kreatif, dan kompak,” ujar Asep.

Selain kompetisi mini soccer, bola voli, dan e-sport, kegiatan itu juga diisi jalan sehat serta pameran UKM. Asep menilai keterlibatan pemuda dalam kegiatan ekonomi dapat membuka peluang usaha sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat.

“Sebagai pemerintah daerah, kami tentu mendukung segala upaya dan kegiatan positif pemuda. Saya sangat mengapresiasi laporan kegiatan ini, mulai dari bola voli, futsal, jalan sehat, hingga pameran UKM yang menjadi bagian dari upaya kita meningkatkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Dukungan terhadap aktivitas kepemudaan, menurut Asep, perlu diimbangi dengan penyediaan fasilitas yang memadai. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berencana merenovasi Sarana Olahraga (SOR) pada awal 2027 agar dapat menunjang kegiatan olahraga dan kemasyarakatan.

Ia juga mengakui penyelesaian pembangunan Gedung Pemuda masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan bersama.

“Kita masih punya PR, Gedung Pemuda belum selesai. Mari kita tuntaskan bersama-sama dengan berbagai cara. Untuk fasilitas publik, awal tahun depan kita merencanakan renovasi SOR agar lebih bagus untuk menampung kegiatan para pemuda dan masyarakat,” tuturnya.

Asep berharap kreativitas dan kekompakan yang ditunjukkan dalam Youth Fest tidak berhenti setelah peringatan Sumpah Pemuda. Ia mengajak generasi muda meneruskan semangat persatuan dengan berkontribusi menjawab persoalan sosial, terutama kemiskinan dan kebodohan.

“Perjuangan kita saat ini adalah memerdekakan alam pikiran, memerdekakan dari kemiskinan, serta memerdekakan dari kebodohan,” ujarnya.

Ia pun mengajak pemuda Kabupaten Tasikmalaya terus berkarya dan mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun bangsa.

“Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98. Pemuda Bersatu, Pemuda Karya. Kiprahnya jangan berhenti sampai di sini, terus maju untuk bangsa Indonesia,” kata Asep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *