BANDUNG (CM) – Gerakan Nasional Prabowo Presiden (GNPP) menggelar konsolidasi pengurus se-Jawa Barat di Bandung, Selasa, 6 Februari 2024. Konsolidasi menjelang Pemilihan Presiden 2024 itu diarahkan untuk memperkuat struktur organisasi relawan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka hingga tingkat kecamatan.
Sekretaris Jenderal GNPP, Dr. Moh Zaki, mengatakan konsolidasi tersebut dihadiri sekitar 3.000 pengurus. Mereka terdiri atas ketua, sekretaris, dan bendahara GNPP dari 27 kabupaten dan kota serta 627 kecamatan di Jawa Barat, ditambah perwakilan pengurus tingkat desa.
Menurut Zaki, kepengurusan GNPP telah terbentuk di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat hingga tingkat kecamatan. Di luar Jawa Barat, GNPP juga telah membentuk kepengurusan perwakilan di tingkat provinsi serta kabupaten dan kota. Karena itu, organisasi kini berfokus memperkuat komunikasi, pembagian peran, dan kegiatan kepengurusan di setiap wilayah.
Cakupan kerja itu tidak kecil. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Jawa Barat terdiri atas 18 kabupaten, 9 kota, 627 kecamatan, dan 5.957 desa dan kelurahan. Zaki menyebut GNPP bertumpu pada pendataan pemilih, bukan sekadar menghimpun pendukung.
“Gerakan ini sudah berjalan sekitar dua tahun yang berbasis data pemilih pasti. Bukan hanya pendukung. Kami memakai sistem digital yang terintegrasi. Sekarang sudah terinput data 3,2 juta dan akan terus bertambah,” ujarnya.
Konsolidasi itu juga dihadiri mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Ia datang bersama Letjen TNI (Purn) Ida Bagus Purwalaksana, Mayjen TNI (Purn) Karmin Suharna, dan sejumlah jenderal dari angkatan Akademi Militer 1988.
Dalam sambutannya, Dudung meminta para pengurus menahan diri. “Jangan melawan orang yang menjelekkan. Jangan berbuat jahat pada orang lain,” pesannya.
Dudung lalu menyampaikan pandangannya tentang Prabowo. “Saya kenal Pak Prabowo sejak lama. Beliau sangat peduli pada sesama. Moralnya tinggi,” katanya. Ia juga meyakini Prabowo akan merangkul pasangan calon nomor urut 01 dan 03 demi persatuan apabila memperoleh mandat rakyat.
Zaki menambahkan, GNPP dibina oleh 35 perwira tinggi purnawirawan TNI Angkatan Darat bersama sejumlah tokoh nasional. Selain Dudung, jajaran pembina itu antara lain: Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, mantan Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI (Purn) Glenny Kairupan, mantan Komandan Detasemen Intelijen Kostrad yang dikenal sebagai sahabat Prabowo sejak di AKABRI, Mayjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman, mantan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung, mantan Pangdam I Bukit Barisan Prof. Rachmat Pambudy, akademisi dan tokoh pertanian nasional H. Burhanuddin Abdullah, mantan Gubernur Bank Indonesia yang menjabat Ketua Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran Ade Herdi, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat.
“Kita berangkat dari hati yang baik, tindakan baik, ucapan baik. Kita berdoa,” tutur Dudung menutup sambutannya.





