News

Disnaker Kota Tasikmalaya Luncurkan TARA, Asisten AI untuk Akses Informasi Kerja

56
×

Disnaker Kota Tasikmalaya Luncurkan TARA, Asisten AI untuk Akses Informasi Kerja

Sebarkan artikel ini

KOTA TASIK (CM) – Pencari kerja di Kota Tasikmalaya kini memiliki alternatif baru untuk mengakses informasi ketenagakerjaan. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tasikmalaya meluncurkan TARA (Tasikmalaya AI Career Ambassador), asisten digital berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Peluncuran TARA berlangsung bersamaan dengan pembukaan Tasikmalaya International Job Fair 2026. Inovasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi seputar lowongan kerja, pelatihan keterampilan, peluang karier internasional, hingga persoalan hubungan industrial.

Kepala Disnaker Kota Tasikmalaya Deni Diyana mengatakan, kehadiran TARA merupakan bagian dari transformasi pelayanan ketenagakerjaan di tengah kebutuhan informasi pasar kerja yang semakin beragam. Teknologi tersebut diharapkan mempercepat akses masyarakat terhadap informasi yang relevan dengan kebutuhan mereka.

“Melalui TARA, masyarakat diharapkan memiliki alternatif akses informasi yang lebih praktis, mudah, interaktif, dan responsif dalam memperoleh pengetahuan mengenai berbagai aspek dunia kerja,” kata Deni, Senin, 2 November 2026.

TARA memiliki enam fokus layanan. Selain menyajikan informasi lowongan dan peluang karier, asisten digital ini memberikan panduan mengenai pelatihan kerja, peningkatan kompetensi, serta berbagai layanan ketenagakerjaan.

Layanan lainnya menyasar kalangan dunia usaha melalui penyebaran informasi kebutuhan tenaga kerja dan upaya mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja. TARA juga menyediakan informasi peluang kerja internasional, termasuk gambaran awal mengenai persiapan dan prosedur penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang aman dan sesuai ketentuan.

Adapun layanan keenam berkaitan dengan hubungan industrial, yang diharapkan membantu masyarakat memahami berbagai persoalan dan informasi terkait hubungan antara pekerja dan perusahaan.

Menurut Deni, pemanfaatan AI tidak sekadar menghadirkan teknologi baru dalam pelayanan publik. Disnaker ingin mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal agar mampu bersaing di pasar kerja yang semakin terbuka, termasuk di tingkat internasional.

Meski menggunakan teknologi kecerdasan buatan, TARA tidak dirancang untuk menggantikan petugas pelayanan. Sistem tersebut hanya menjadi mitra informasi yang memperluas jangkauan layanan dan mempermudah interaksi dengan masyarakat.

“Untuk informasi yang membutuhkan verifikasi, keputusan administratif, maupun penanganan khusus, masyarakat tetap dapat berkoordinasi dengan petugas dan unit pelayanan terkait,” ujar Deni.

Disnaker berencana mengembangkan TARA secara bertahap, terutama dalam meningkatkan kemampuan interaksi, memperluas cakupan informasi, dan mengintegrasikan berbagai layanan ketenagakerjaan.

Melalui inovasi ini, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap masyarakat semakin mudah mengakses informasi kerja sekaligus meningkatkan kompetensi. Target akhirnya, tenaga kerja lokal tidak hanya siap mengisi kebutuhan industri dalam negeri, tetapi juga memiliki daya saing untuk merebut peluang kerja global.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *