Menu

Mode Gelap
Mudik Bersama Polres Tasikmalaya; Ratusan Pemudik Merasa Terbantu dan Nyaman Hengky Tegaskan H-7 Perusahaan Wajib Bayar THR Tepat Waktu Nasib Para Mahasiswa STMIK Tasikmalaya; Wahid Minta Pemda Jamin Kelangsungan Pendidikan di Tengah Pencabutan Izin Operasional Proyek Dikuasai Pokir DPRD, Pengusaha Lokal KBB Menjerit Resahkan Masyarakat, Satlantas Polres Tasikmalaya Bakal Tindak Pengguna Knalpot Bising

Jawa Barat · 28 Des 2016 17:15 WIB ·

Kejati Jabar Berhasil Amankan Uang Negera Sebesar 68 Miliar


					Kejati Jabar Berhasil Amankan Uang Negera Sebesar 68 Miliar Perbesar

BANDUNG, (CAMEON) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp 68 miliar. Jumlah tersebut diungkap dari bidang pidana khusus sebanyak Rp 48 miliar. Sisanya, sebanyak Rp 20 miliar dari bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Sedangkan uang pengganti yang berhasilkan dikembalikan ke kas negara sebesar Rp 121 miliar. Hal tersebut diungkap oleh bidang Pidana Khusus Kejati Jawa Barat.

”Hal itu dilakukan pada periode Januari hingga Desember 2016,” ucap Kepala Kejati Jawa Barat Untung Arimuladi dalam acara Press Gathering Kejati Jawa Barat di Jalan Cimanuk, Selasa (27/12)

Selama periode tersebut, lanjut dia, pada bidang yang sama telah berhasil melakukan penyelidikan sebanyak 69 perkara, 37 perkara penyidikan dan 83 perkara penuntutan. Akan tetapi, dari kasus penuntutan, sebanyak 23 di antaranya diungkap oleh kepolisian. Sisanya, sebanyak 60 kasus diungkap dari kejaksaan.

Dalam kesempatan tersebut, ada banyak bidang yang berhasil diungkap selama 2016. Salah satunya bidang pembinaan, saat ini sebanyak 1560 orang pegawai Kejati Jawa Barat. Terkait Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) berhasil dikumpulkan sebanyak Rp 6 miliar. Selain itu, pada bidang tersebut, berhasil membangin sistem program aplikasi E-Perpustakaan dan program kejaksaan goes to campus.

”Kita juga telah melakukan 190 kegiatan jaksa masuk sekolah dengan peserta 134.566 orang peserta didik. Serta melakukan pencegahan dan penangkalan terhadap tersangka tindak pidana sebanyak enam orang pencegahan ke luar negeri,” jelasnya.

Terakhir, Bidang Pengawasan sebanyak tujuh orang jaksa yang dikenakan hukuman ringan, delapan orang menerima hukuman sedang dan delapan orang menerima hukuman berat. Terkait laporan pengaduan pada 2016 sebanyak 58 pengaduan.

Terakhir untuk rencana strategis 2017 ada lima yang menjadi usaha peningkatan. Yakni, infrastruktur, pelayanan informasi publik, pengawasan internal dan koordinasi antara instansi penegak hukum. (putri)

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sosialisasi Perda Perlindungan Anak; Perhatian Bersama untuk Generasi Penerus yang Berkualitas

23 Mei 2023 - 21:19 WIB

Dua Pelaku Pemasok Obat Terlarang Di Bekasi Diancam 10 Tahun Penjara

24 Maret 2023 - 18:16 WIB

Antisipasi Kepadatan, Pelabuhan Merak Tidak Lagi Layani Sepeda Motor

24 Maret 2023 - 13:54 WIB

Berburu Takjil di Kawasan Cikarang Kabupaten Bekasi

23 Maret 2023 - 23:18 WIB

Terdaftar di Kemensos, Namun Tak Pernah Dapat Bantuan

25 Oktober 2022 - 08:17 WIB

Terdaftar di Kemensos, Namun Tak Pernah Dapat Bantuan

SMSI Jabar Gelar Rakerda Tepat di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

19 Agustus 2022 - 22:06 WIB

SMSI Jabar Gelar Rakerda Tepat di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
Trending di Jawa Barat