News

Bupati Tasikmalaya Dorong Kolaborasi Ekonomi di Forum WJES Priangan Timur 2026

62
×

Bupati Tasikmalaya Dorong Kolaborasi Ekonomi di Forum WJES Priangan Timur 2026

Sebarkan artikel ini

KAB.TASIK (CM) – Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menghadiri kegiatan Saresehan West Java Economic Society (WJES) Priangan Timur 2026 yang digelar di Bale Priangan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya.

Forum ini mengangkat tema transformasi koridor ekonomi selatan Jawa Barat sebagai motor pertumbuhan baru melalui penguatan potensi unggulan daerah dan integrasi sektoral.

Kegiatan tersebut menjadi ruang strategis yang mempertemukan pemerintah daerah, Bank Indonesia, akademisi, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam membahas pengembangan ekonomi kawasan Priangan Timur.

Fokus utama diskusi diarahkan pada optimalisasi potensi daerah agar mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi wilayah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Cecep menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum WJES yang dinilai penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Tasikmalaya memiliki sejumlah potensi unggulan yang perlu terus dikembangkan dan diintegrasikan agar mampu menjadi penggerak ekonomi baru di wilayah selatan Jawa Barat.

Menurutnya, penguatan ekonomi daerah tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan kolaborasi berbagai sektor, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, pertanian, UMKM, infrastruktur, hingga konektivitas antarwilayah.

“Potensi daerah harus kita dorong bersama agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Sinergi antarsemua pihak menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujar Cecep.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak hanya berorientasi pada angka pertumbuhan, tetapi juga harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui forum WJES Priangan Timur 2026, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap muncul berbagai gagasan dan strategi konkret untuk memperkuat posisi kawasan selatan Jawa Barat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, pemerintah daerah se-Priangan Timur, akademisi, pelaku usaha, serta berbagai unsur terkait lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *