News

Pemkab Tasikmalaya Dorong Desa Naik Kelas Lewat Transformasi Digital

46
×

Pemkab Tasikmalaya Dorong Desa Naik Kelas Lewat Transformasi Digital

Sebarkan artikel ini
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin bersama para pemangku kepentingan membahas penguatan ekosistem digitalisasi pemerintahan di Command Center Setda Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (04/11/2026).

KAB. TASIK (CM) – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai mempercepat transformasi digital hingga ke tingkat desa. Langkah ini menjadi bagian dari strategi meningkatkan kapasitas aparatur sekaligus memperpendek akses pelayanan publik melalui program Desa Naik Kelas menuju Smart Village.

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengatakan, digitalisasi menjadi kebutuhan mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, seluruh perangkat daerah hingga pemerintahan desa harus mulai beradaptasi dengan sistem pelayanan berbasis teknologi.

Komitmen tersebut disampaikan Cecep saat menerima sejumlah pemangku kepentingan dalam agenda penguatan ekosistem digitalisasi pemerintahan di Ruang Command Center Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Singaparna, Rabu, 4 November 2026. Dalam kegiatan itu, ia didampingi Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi.

“Digitalisasi pemerintahan bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban. Karena itu, kami sengaja membangun dan mendorong ekosistem ini agar seluruh unsur pemerintahan bisa bergabung dan bergerak bersama,” kata Cecep.

Menurut Cecep, transformasi tersebut memiliki landasan dalam Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Salah satu agenda strategis yang diamanatkan dalam dokumen pembangunan itu adalah mendorong desa naik kelas melalui pengembangan konsep Smart Village.

Program tersebut tidak hanya berorientasi pada penggunaan teknologi. Pemkab Tasikmalaya juga menargetkan peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama aparatur pemerintahan desa, agar mampu mengelola pelayanan dan informasi secara lebih efektif.

Selain peningkatan kapasitas SDM, pemerintah daerah ingin memperbaiki kualitas layanan publik. Digitalisasi diharapkan mampu mempercepat proses administrasi, memudahkan masyarakat memperoleh informasi, serta mendekatkan pelayanan yang selama ini terkendala jarak dan akses geografis.

“Mempercepat yang lambat, mendekatkan yang jauh, memudahkan akses informasi, serta menjadikan kanal komunikasi lebih efektif,” ujar Cecep.

Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Tasikmalaya mendorong migrasi ke sistem digital di seluruh lini pemerintahan. Penguatan ekosistem ini diharapkan tidak berhenti di lingkungan perangkat daerah, tetapi menjangkau desa-desa hingga wilayah pelosok.

Pemerintah daerah menargetkan transformasi digital dapat memperkuat transparansi dan efisiensi birokrasi sekaligus meningkatkan pemerataan kualitas pelayanan publik. Dengan demikian, program Desa Naik Kelas tidak hanya menjadi agenda pembangunan, tetapi juga mendorong perubahan nyata dalam tata kelola pemerintahan di tingkat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *