News

KA Sangkuriang Resmi Meluncur, Hubungkan Bandung hingga Banyuwangi

51
×

KA Sangkuriang Resmi Meluncur, Hubungkan Bandung hingga Banyuwangi

Sebarkan artikel ini

BANDUNG (CM) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mengoperasikan KA Sangkuriang yang melayani rute Bandung-Ketapang pulang pergi mulai Jumat, 1 Mei 2026. Kereta jarak jauh ini diberangkatkan perdana dari Stasiun Bandung dan menjadi layanan baru yang menghubungkan Jawa Barat dengan Banyuwangi, Jawa Timur.

Peluncuran perjalanan perdana KA Sangkuriang dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT KAI bersama jajaran direksi. Turut hadir Executive Vice President Daop 2 Bandung beserta jajaran KAI dari kantor pusat maupun Daop 2 Bandung.

Hadirnya KA Sangkuriang menjadi langkah strategis KAI dalam memperluas konektivitas antardaerah. Layanan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor ekonomi, pariwisata, dan perdagangan di berbagai wilayah yang dilalui.

KA Sangkuriang berangkat dari Stasiun Bandung pukul 14.45 WIB dan dijadwalkan tiba di Stasiun Ketapang, Banyuwangi, pada pukul 06.52 WIB keesokan harinya. Total waktu perjalanan mencapai 16 jam 7 menit dengan jarak tempuh sekitar 1.002 kilometer.

Dalam perjalanannya, KA Sangkuriang melintasi enam daerah operasi KAI, yakni Daop 2 Bandung, Daop 5 Purwokerto, Daop 6 Yogyakarta, Daop 7 Madiun, Daop 8 Surabaya, dan Daop 9 Jember.

Rangkaian kereta ini terdiri atas tiga kereta kelas ekonomi dengan kapasitas 240 kursi, empat kereta kelas eksekutif berkapasitas 200 kursi, serta satu kereta compartemen yang menyediakan 16 kursi. Secara keseluruhan, KA Sangkuriang mampu menampung hingga 456 penumpang dalam satu perjalanan.

Untuk tarif, KAI menawarkan harga yang bervariasi sesuai kelas layanan. Tiket kelas ekonomi dibanderol mulai Rp450 ribu, kelas eksekutif mulai Rp700 ribu, sementara kelas compartemen dipasarkan mulai Rp2,25 juta.

Antusiasme masyarakat terhadap layanan baru ini terbilang tinggi. Pada hari pertama operasional, sebanyak 1.076 tiket tercatat telah terjual. Angka tersebut setara dengan tingkat okupansi 235,9 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan kebutuhan besar terhadap layanan perjalanan langsung yang menghubungkan Bandung dengan berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“KA Sangkuriang hadir untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang menginginkan perjalanan langsung, nyaman, aman, dan efisien dari Bandung menuju berbagai kota besar hingga Banyuwangi. Tingginya penjualan tiket pada hari pertama menjadi bukti besarnya minat masyarakat,” ujar Kuswardojo.

Menurutnya, kehadiran KA Sangkuriang tidak hanya menambah pilihan moda transportasi, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kota-kota yang dilintasi.

Rute ini menghubungkan beragam destinasi unggulan, mulai dari wisata belanja dan kuliner di Bandung, kawasan budaya Yogyakarta dan Solo, hingga destinasi alam populer seperti Gunung Bromo di Probolinggo serta Kawah Ijen di Banyuwangi. Selain itu, Stasiun Ketapang juga menjadi pintu gerbang bagi wisatawan yang hendak melanjutkan perjalanan menuju Bali.

KAI optimistis KA Sangkuriang akan menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk perjalanan jarak jauh. Selain menawarkan kenyamanan dan ketepatan waktu, moda transportasi ini juga menjadi alternatif perjalanan yang lebih ramah lingkungan.

Informasi terkait jadwal perjalanan, tarif, serta pemesanan tiket KA Sangkuriang dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun berbagai kanal penjualan resmi lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *