BANDUNG (CM) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat kinerja positif selama masa Angkutan Lebaran 2026. Selain ketepatan waktu yang tinggi, minat masyarakat terhadap perjalanan kereta api juga mengalami peningkatan.
Selama periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan 3.948 perjalanan kereta api dalam 22 hari. Rinciannya terdiri dari 1.257 KA jarak jauh, 1.298 KA lokal, 1.380 KA feeder, dan 13 KA barang.
Dari sisi operasional, tingkat ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP) menunjukkan hasil yang melampaui target.
Untuk keberangkatan, OTP mencapai 99,80 persen, lebih tinggi dari target 99,55 persen dan meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Sementara itu, ketepatan waktu kedatangan tercatat 99,45 persen, jauh di atas target 95 persen dan juga lebih baik dibandingkan tahun lalu.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja seluruh jajaran KAI dalam menjaga kualitas layanan.
“Ini bentuk komitmen kami menghadirkan layanan transportasi yang andal, aman, dan tepat waktu,” ujarnya.
Selain itu, tingginya minat masyarakat terlihat dari okupansi sejumlah kereta api favorit selama periode Lebaran.
KA Pasundan Tambahan menjadi yang paling diminati dengan tingkat okupansi mencapai 218,98 persen. Disusul KA Kahuripan sebesar 188,26 persen dan KA Malabar sebesar 187,40 persen.
Beberapa kereta lain yang juga mencatat okupansi tinggi antara lain KA Papandayan, KA Cikuray, KA Pasundan, KA Harina, KA Mutiara Selatan, hingga KA Argo Wilis.
Untuk rute perjalanan, sejumlah relasi favorit masyarakat di antaranya Bandung–Gambir, Bandung–Yogyakarta, Kiaracondong–Kutoarjo, hingga Bandung–Surabaya Gubeng.
Menurut Kuswardojo, tingginya angka okupansi menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api, khususnya selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pelanggan yang telah mempercayakan perjalanannya menggunakan kereta api,” katanya.
KAI Daop 2 Bandung memastikan akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan agar kualitas perjalanan tetap terjaga, baik pada periode Lebaran maupun operasional harian.







