Jawa Barat

Tertinggal Rombongan, Tiga Pelajar Asal Tasikmalaya Telantar di Pangandaran

61
×

Tertinggal Rombongan, Tiga Pelajar Asal Tasikmalaya Telantar di Pangandaran

Sebarkan artikel ini
Tertinggal Rombongan, Tiga Pelajar Asal Tasikmalaya Telantar di Pangandaran

PANGANDARAN, (CAMEON ) – Karena tertinggal rombongan, tiga remaja asal Indihiang KotaTasikmalaya telantar di pantai Pangandaran, Jawa Barat, Kamis (19/5) malam.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, ketiga remaja tersebut merupakan pelajar SMP Al Komisiah Rajapolah. Ketiganya bernama, Taufik Faiza (14) kelas 2, Rizki Moca (13) kelas 1, dan Rifki Hidayat (14) kelas 1.

Kapolsek Kalipucang, AKP Badri, mengaku, pihaknya kedatangan salah seorang warga dengan membawa tiga remaja laki-laki yang masih berstatus pelajar. “Ketiga pelajar asal Kota Tasikmalaya ini tertinggal rombongan di pantai Pangandaran,” ujarnya, Kamis (19/5) malam.

“Mereka ditemukan oleh warga di Putrapinggan sewaktu ketiga pelajar itu sedang berjalan kaki. Saat di tanyakan ke mana tujuannya, para pelajar menjawab hendak pulang ke Tasikmalaya. Warga yang iba itu langsung mengantarkan ke sini (Polsek) dengan harapan pihak kepolisian bisa memberikan pertolongan,” tutur Badri.

Menurut salah seorang pelajar, Taufik Paiza, mengaku dirinya berangkat dari Tasikmalaya menuju Pangandaran bersama rombongan sejak Selasa (17/5) malam dengan menggunakan bis Budiman. “Kami sedang liburan ke Pangandaran, tapi saat tadi kami hendak pulang ternyata bis yang membawa rombongan sudah tidak ada di parkiran, “aku Taufik.

“Akhirnya kami pun menunggu bis menjeput kami, namun hingga pukul 19:00 Wib tidak ada yang menjemput kami, ditambah kami tidak membawa handphone sehingga sulit meminta pertolongan kepada rombongan,” paparnya.

Karena ingin pulang ke kampung halaman, lanjut Taufik, dia dan kedua temannya itu memutuskan pulang ke Tasikmalaya dengan cara menumpang kendaraan truk yang menuju Bandung. ” Dari Pangandaran kami menyetop truk yang melintas, namun sampai daerah Putrapinggan kami disuruh turun oleh sopir truk, untung ada bapak-bapak yang iba dan mengantarkan kami ke sini (Polsek),” terang Taufik.

Sementara itu, salah seorangĀ  warga yang mengantarkan ke Polsek, Usman, mengatakan bahwa dirinya menemukan ketiga remaja itu ke Polsek karena kasihan. “Ketiga remaja ini ingin pulang ke Tasikmalaya malam ini juga, tapi sudah tidak ada bis karena sudah terlalu malam. Akhirnya, ketiga remaja itu menginap di Polsek sambil menunggu pagi,” singkatnya. Cakrawalamedia.co.id (Andriansyah)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *