Tasikmalaya

Setengah Rumah Aam Jadi Puing

69
×

Setengah Rumah Aam Jadi Puing

Sebarkan artikel ini
Setengah rumah Ny. Aam warga kampung Cilampung Hilir kini tingal puing.

TASIKMALAYA ( CAMEON ) Ny Aam Amelia ( 49 ) hanya bisa pasrah melihat kondisi setengah dari rumah miliknya ambruk rata dengan tanah, rumah bilik warga kampung Gunung Putri Desa Cilampung Hilir Kec Padakembang ini yang berukuran 6 x 5 meter persegi ini hanya menyisakan ruang tengah yang menyatu dengan dapur dan kamar.

Aam yang tidak terdata sebagai penerima RTLH dari Dinas Sosial Pemkab Tasikmalaya ini, menuturkan bahwa pada Sabtu ( 18/06) pagi , sekira pukul 08.00 wib dirinya tengah mencuci piring didapurnya, tiba tiba terdengar suara berderak dan beberapa menit kemudian rumahnya sudah beratapkan langit, beruntung dia bisa menyelematkan diri. “ Kejadiannya cepat sekali pak, begitu ada suara kraaak langsung roboh semua , mungkin karena hembusan angina yang kencang “ Ujarnya saat disambangi sejumlah wartawan, Senin (20/06).

Pedagang gorengan ini menambahkan bahwa rumah miliknya belum pernah direnovasi lebih dari 50 tahun dia tempati dari keluarganya, selama itupula dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan Rumah Layak Huni dari Pemerintah Kab Tasikmalaya, padahal sudah beberapa kali pengurus RT dan tokoh masyarakat setempat mengupayakanya.

“ Ah sudah berapa kali terus diajukan jadi bosen RTnya juga tapi tak pernah ada realisasi, jumlah warga dengan kondisi yang tak layak huni di kampung ini lebih dari 10 orang, jawaban orang Desa dan Kecamatan selalu tak memuaskan “ Ujar Adi Irwan  salah seorang tokoh pemuda setempat.

Pihak Dinas Sosial Pemkab Tasikmalaya melalui Kasi RTLH Asko Hasami mengakui jika proposal untuk RTLH 10 warga Cilampung Hilir ini sudah masuk di kantornya, namun  terang Asko proposal ke 10 warga yang semestinya mendapatkan anggaran rumah layak huni ini justru ditujukan ke Pihak Provinsi Jabar.

“ Datanya ada hanya saja ditujukan ke Dinsos Provinsi Jabar, jadi ya kalo mau dapat anggaran renovasi yang sifatnya urgent,  yang bersangkutan bisa kirim proposal secara pribadi ditujukan ke Bupati “ terang Asko santai. ( dzm )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *