News

Kolaborasi DKKT dan Unsil Perkuat Dokumentasi Sejarah serta Budaya Kota Tasikmalaya

228
×

Kolaborasi DKKT dan Unsil Perkuat Dokumentasi Sejarah serta Budaya Kota Tasikmalaya

Sebarkan artikel ini

KOTA TASIK (CM) – Upaya memperkuat pelestarian sejarah dan budaya lokal dilakukan Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Tasikmalaya (DKKT) bersama Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Siliwangi (Unsil). Kedua lembaga resmi menandatangani kerja sama di bidang penelitian dan kajian ilmiah sejarah budaya Kota Tasikmalaya.

Kolaborasi tersebut menjadi langkah sinergi antara kalangan akademisi dan pegiat kebudayaan dalam menjaga ingatan kolektif masyarakat serta memperkuat identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

Kerja sama difokuskan pada pengembangan riset sejarah lokal, dokumentasi kebudayaan, pengarsipan tradisi masyarakat, hingga penyusunan publikasi ilmiah terkait sejarah dan dinamika budaya Tasikmalaya. Hasil kajian nantinya diharapkan tidak hanya bernilai akademis, tetapi juga dapat menjadi referensi publik dan bahan pertimbangan kebijakan pemerintah daerah.

Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Unsil, Zulpi Miftahudin, S.Pd., M.Pd., mengatakan sejarah lokal harus terus didokumentasikan agar tidak hilang seiring perkembangan zaman.

Menurutnya, Tasikmalaya memiliki kekayaan sejarah, seni, tradisi, dan jejak peradaban yang penting untuk diteliti serta diwariskan kepada generasi mendatang.

“Kami berharap hasil penelitian ini dapat memperkuat literasi sejarah masyarakat sekaligus menjadi media edukasi budaya bagi generasi muda,” ujar Zulpi.

Sementara itu, Ketua DKKT Tatang Suprihatna Sumpena, S.Sn., atau yang dikenal sebagai Tatang Pahat, menilai kerja sama tersebut menjadi ruang pertemuan antara akademisi dan pelaku budaya dalam menjaga keberlangsungan kebudayaan lokal.

“Sejarah bukan hanya berbicara tentang masa lalu, tetapi juga bagaimana sebuah bangsa memahami dirinya sendiri,” kata Tatang.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Auditorium Gedung Muhammad Nu’man Somantri Unsil, Jalan Siliwangi, Kota Tasikmalaya, Kamis (21/5/2026). Kegiatan itu turut disaksikan Wakil Dekan I FKIP Unsil Dr. Diana Hernawati, S.Pd., M.Pd., serta Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tasikmalaya Dr. Deddy Mulyana, S.STP., M.Si.

Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Unsil sendiri dikenal aktif mengembangkan kajian sejarah lokal dan publikasi akademik berbasis budaya daerah. Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ke depan, kolaborasi ini direncanakan melahirkan berbagai agenda lanjutan seperti seminar sejarah budaya, penelitian bersama, diskusi publik, penerbitan buku, hingga digitalisasi arsip sejarah Kota Tasikmalaya.

Di tengah derasnya modernisasi, kerja sama tersebut menjadi upaya menjaga akar sejarah dan kebudayaan agar tetap hidup di tengah masyarakat Kota Tasikmalaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *