KOTA TASIK (CM) – Keterlibatan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam mendampingi masyarakat mulai menunjukkan hasil. Di Kota Tasikmalaya, sebanyak 2.800 anak yang sebelumnya belum mengakses pendidikan kini kembali memperoleh kesempatan untuk bersekolah melalui program Tasik Pintar.
Capaian tersebut menjadi salah satu kontribusi TP PKK Kota Tasikmalaya dalam mendukung agenda pembangunan pemerintah daerah. Peran kader di lingkungan masyarakat dinilai strategis untuk mengidentifikasi persoalan keluarga sekaligus membantu mencari jalan keluarnya.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan meminta kader PKK tidak berhenti pada kegiatan pembinaan keluarga. Mereka juga diharapkan aktif mendatangi lingkungan masyarakat untuk menemukan anak-anak yang belum bersekolah dan membantu menghubungkan mereka dengan layanan pendidikan.
Pesan itu disampaikan Viman saat menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kota Tasikmalaya di Aula Bappelitbangda, Kamis, 5 November 2026.
Selain mendorong akses pendidikan, kontribusi PKK juga terlihat dalam upaya memperluas imunisasi anak. Dari 1.193 anak yang masuk kategori zero dose atau belum pernah mendapatkan imunisasi, sebanyak 1.070 anak telah memperoleh layanan tersebut. Angka ini setara dengan 89,69 persen.
Kinerja tersebut turut mengantarkan TP PKK Kota Tasikmalaya menerima penghargaan tingkat nasional dalam peringatan HKG PKK ke-54 di Makassar pada 11 Juli 2026.
Viman menilai keberhasilan berbagai program pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat, terutama kader PKK yang berinteraksi langsung dengan keluarga. Kedekatan tersebut menjadi modal untuk mempercepat pelaksanaan program pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Di bidang lingkungan, PKK Kota Tasikmalaya juga menjalankan inovasi melalui program USIK TASIK RESIK. Kegiatannya mencakup pengolahan sampah organik serta pembentukan Kampung Binaan PKK sebagai upaya membangun kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan.
Sementara itu, pemanfaatan SIKAWAN PKK diarahkan untuk memperkuat pendataan keluarga agar program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Peringatan HKG PKK ke-54 tahun ini mengangkat tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Momentum tersebut sekaligus menjadi penguatan komitmen kader dalam mengambil bagian pada pembangunan keluarga dan masyarakat.
Viman berharap kerja sama antara PKK dan perangkat daerah semakin terarah. Sejumlah sektor yang menjadi perhatian meliputi pendidikan, kesehatan, sanitasi, dan pengelolaan lingkungan.
Baginya, keberhasilan program tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana. Ukuran utamanya adalah perubahan yang dirasakan warga, mulai dari anak-anak yang kembali mendapatkan pendidikan, meningkatnya kesehatan keluarga, hingga terciptanya lingkungan permukiman yang bersih dan nyaman.
Melalui penguatan 10 Program Pokok PKK, pemerintah berharap gerakan pemberdayaan keluarga dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Tasikmalaya yang religius, inovatif, maju, dan berkelanjutan.





