News

Polres Tasikmalaya Bersihkan Sungai dan Tebar 2.000 Benih Ikan di Leuwisari

47
×

Polres Tasikmalaya Bersihkan Sungai dan Tebar 2.000 Benih Ikan di Leuwisari

Sebarkan artikel ini
Jajaran Polres Tasikmalaya melalui program Green Policing membersihkan aliran sungai dari sampah dan gulma, serta menebar 2.000 benih ikan air tawar di Sungai Cikupa, Jumat (06/11/2026).

KAB. TASIK (CM) – Upaya menjaga kelestarian sungai dilakukan jajaran Polres Tasikmalaya melalui program Green Policing. Selain membersihkan aliran sungai dari sampah dan gulma, polisi menebar 2.000 benih ikan air tawar di Sungai Cikupa dan Sungai Selawangi, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat, 6 November 2026.

Aksi lingkungan itu dipimpin Kapolsek Leuwisari Iptu Aripin bersama unsur Muspika, Camat Leuwisari, dan Kepala UPT Dinas Perikanan Leuwisari. Mereka bergotong royong membersihkan material sampah serta gulma yang menghambat aliran sungai.

Setelah pembersihan, kegiatan dilanjutkan dengan penebaran ribuan benih ikan. Langkah ini diharapkan dapat membantu menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus meningkatkan populasi ikan lokal.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi melalui Kapolsek Leuwisari Iptu Aripin mengatakan, Green Policing merupakan bagian dari upaya memperluas peran kepolisian dalam kehidupan masyarakat. Polri, kata dia, tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga perlu terlibat dalam persoalan lingkungan.

“Polri ingin hadir di tengah masyarakat tidak hanya untuk menegakkan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga mengajak seluruh elemen warga peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya kelestarian sungai,” ujar Aripin.

Menurut dia, kebersihan sungai perlu dijaga untuk mencegah penumpukan sampah yang dapat menghambat aliran air dan memicu banjir. Sementara penebaran benih ikan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sumber daya hayati.

Aripin berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai aksi seremonial. Keterlibatan kepolisian, pemerintah kecamatan, dinas terkait, dan masyarakat diharapkan menumbuhkan kesadaran kolektif untuk merawat lingkungan.

“Menjaga lingkungan bukan tugas satu instansi saja, melainkan tanggung jawab bersama. Kami berkomitmen terus menggalakkan gerakan pelestarian lingkungan agar wilayah Leuwisari tetap hijau, bersih, dan lestari,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *