News

Polres Tasikmalaya Buka Akses Pelatihan Kerja lewat Program POLIRAN

249
×

Polres Tasikmalaya Buka Akses Pelatihan Kerja lewat Program POLIRAN

Sebarkan artikel ini
Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi, didampingi sejumlah pejabat utama Polres dan Kapolsek Sodonghilir sedang melaksanakan kegiatan sosialisasi pelatihan kerja di Markas Polsek Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis, 29 Oktober 2026.

KAB. TASIK (CM) – Polres Tasikmalaya menggandeng sektor industri dan pemerintah daerah untuk memperluas akses pelatihan kerja bagi masyarakat. Upaya itu dijalankan melalui program POLIRAN (Polisi Peduli Pengangguran) dengan melibatkan Pabrik Sepatu Zeinten di Kecamatan Sodonghilir.

Program tersebut diperkenalkan melalui sosialisasi pelatihan kerja di Markas Polsek Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan dipimpin Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi, didampingi sejumlah pejabat utama Polres dan Kapolsek Sodonghilir IPTU Caryadi,  Kamis, 29 Oktober 2026.

Kapolres mengatakan, POLIRAN dirancang untuk menjembatani pencari kerja dengan kebutuhan tenaga kerja di sektor industri. Melalui program ini, kepolisian berupaya memperluas manfaat kehadirannya, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh kesempatan ekonomi.

“Program POLIRAN ini hadir sebagai jembatan antara masyarakat pencari kerja dengan dunia industri. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam mendorong peningkatan taraf hidup dan ekonomi warga,” ujar Ade Papa Rihi.

Dalam pelaksanaannya, Polres Tasikmalaya bekerja sama dengan pemilik Pabrik Sepatu Zeinten, H. Zaenudin. Kolaborasi ini memberikan akses informasi kepada warga Sodonghilir dan sekitarnya mengenai pelatihan keterampilan yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan industri alas kaki.

Pelatihan tersebut diharapkan membantu peserta memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan sehingga membuka peluang untuk memasuki dunia kerja.

Kegiatan sosialisasi itu juga melibatkan pemerintah daerah dan unsur kewilayahan. Hadir Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Tasikmalaya, dr. H. Faisal Soeparianto, Sekretaris Camat Sodonghilir Aang Hilmi Abdul Halim, serta Babinsa Desa Sodonghilir.

Faisal menyambut baik inisiatif kepolisian tersebut. Menurut dia, persoalan pengangguran membutuhkan kerja sama berbagai pihak, bukan hanya mengandalkan program pemerintah daerah.

Keterlibatan kepolisian dan dunia usaha dinilai dapat mempertemukan kebutuhan masyarakat akan pekerjaan dengan kebutuhan industri terhadap tenaga kerja terampil.

Melalui POLIRAN, Polres Tasikmalaya berharap kolaborasi lintas sektor dapat memperluas kesempatan kerja dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *