News

AI JOB MATCHER Masuk Angkot, Pencari Kerja Makin Mudah Akses Lowongan

1053
×

AI JOB MATCHER Masuk Angkot, Pencari Kerja Makin Mudah Akses Lowongan

Sebarkan artikel ini

KOTA TASIK (CM) – Pemerintah Kota Tasikmalaya memanfaatkan angkutan kota sebagai pintu masuk layanan informasi lowongan kerja. Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya memasang stiker QR Code AI JOB MATCHER di armada angkot yang melayani berbagai trayek.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya Deni Diyana mengatakan inovasi tersebut dirancang untuk mendekatkan informasi pekerjaan kepada masyarakat. Pencari kerja tidak lagi harus datang ke kantor dinas untuk mengetahui lowongan yang tersedia.

“Ini upaya kami mendekatkan layanan ketenagakerjaan kepada masyarakat. Angkot memiliki mobilitas tinggi dan menjangkau banyak wilayah, sehingga kami manfaatkan sebagai media informasi lowongan kerja,” kata Deni.

Menurut dia, AI JOB MATCHER memungkinkan pencari kerja memperoleh rekomendasi pekerjaan berdasarkan kualifikasi, keahlian, dan minat. Pengguna cukup memindai barcode yang terpasang di bagian dalam atau luar angkot menggunakan telepon seluler.

Setelah barcode dipindai, pencari kerja dapat membuat profil dan memasukkan data mengenai pendidikan, keahlian, serta pengalaman. Sistem kemudian mencocokkannya dengan lowongan kerja yang tersedia dan relevan.

Deni mengatakan inovasi tersebut diharapkan menjangkau lebih banyak kelompok pencari kerja, termasuk lulusan baru, pekerja lepas, dan masyarakat umum.

“Kami ingin informasi lowongan kerja bisa diakses dengan cara yang sederhana dan cepat. Penumpang bisa memanfaatkan waktu selama perjalanan untuk melihat peluang kerja yang sesuai dengan kompetensinya,” ujar Deni.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya H. Iwan Kurniawan mengatakan Dishub mendukung program tersebut dengan membantu koordinasi bersama organisasi angkutan dan pengemudi. Kolaborasi lintas dinas itu diperlukan agar pemasangan barcode dapat menjangkau seluruh trayek angkot.

“Kami mendukung program ini karena angkutan kota bukan hanya sarana transportasi, tetapi juga bisa menjadi media pelayanan dan informasi bagi masyarakat,” kata Iwan.

Menurut Iwan, Dishub akan berkoordinasi dengan Organda, pengusaha angkutan, dan pengemudi untuk mendukung pemasangan stiker. Pengemudi juga diharapkan ikut menjaga agar stiker barcode tetap terpasang dan dapat digunakan penumpang.

Program tersebut akan diterapkan secara bertahap. Pemerintah Kota Tasikmalaya menargetkan seluruh jalur angkutan kota yang beroperasi di wilayah tersebut dapat menjadi bagian dari layanan informasi pekerjaan.

Dengan cara itu, pemerintah mencoba mengubah ruang publik yang bergerak menjadi akses layanan ketenagakerjaan. Pencari kerja cukup memindai barcode dari dalam angkot untuk menemukan pekerjaan yang sesuai tanpa harus memulai pencarian dari kantor dinas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *