News

Code Stroke Buktikan Kecepatan Penanganan, Dua Pasien Stroke Pulih di RSUD KHZ Musthafa

52
×

Code Stroke Buktikan Kecepatan Penanganan, Dua Pasien Stroke Pulih di RSUD KHZ Musthafa

Sebarkan artikel ini

KAB.TASIK (CM) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya kembali mencatatkan terobosan dalam pelayanan kesehatan. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya itu berhasil menyelamatkan dua pasien stroke infark atau stroke akibat penyumbatan pembuluh darah otak melalui terapi trombolisis, sebuah metode penanganan yang bertujuan melarutkan sumbatan sehingga aliran darah ke otak dapat kembali normal.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting karena RSUD KHZ Musthafa kini menjadi rumah sakit pertama di wilayah Priangan Timur yang menyediakan layanan trombolisis dengan sistem penanganan terpadu melalui aktivasi Code Stroke.

Direktur RSUD KHZ Musthafa, dr. Eli Hendalia, mengatakan hingga saat ini pihaknya telah menangani tiga pasien stroke menggunakan metode trombolisis dengan hasil pemulihan yang sangat baik.

“Penanganan stroke harus dilakukan secepat mungkin. Dengan trombolisis, sumbatan pembuluh darah dapat dihancurkan sehingga aliran darah kembali normal. Peluang kesembuhan pasien akan jauh lebih besar jika ditangani dalam beberapa jam pertama sejak gejala muncul,” ujar dr. Eli.

Menurutnya, layanan tersebut didukung oleh sistem koordinasi lintas profesi yang melibatkan dokter spesialis saraf, dokter bedah saraf, dokter IGD, perawat, radiologi, laboratorium, hingga farmasi. Rumah sakit juga telah menyediakan obat trombolitik sebagai komponen utama terapi serta rutin menggelar pelatihan dan simulasi penanganan stroke akut.

Dr. Eli menjelaskan, kecepatan penanganan menjadi faktor utama keberhasilan terapi. Pasien yang datang ke Instalasi Gawat Darurat akan segera menjalani identifikasi awal, pemeriksaan CT Scan, hingga pemberian terapi sesuai indikasi medis.

“Begitu pasien datang, seluruh tim bergerak cepat mulai dari IGD, CT Scan hingga pemberian terapi. Semua tahapan sudah memiliki alur yang jelas,” katanya.

Salah satu keberhasilan terapi dirasakan oleh pasien asal Leuwisari yang datang dalam kondisi tidak mampu berbicara dan mengalami penurunan respons akibat penyumbatan pembuluh darah di otak.

Keluarga pasien, Nia, mengaku bersyukur atas penanganan cepat yang diberikan tim medis RSUD KHZ Musthafa.

“Alhamdulillah, setelah ditangani dengan cepat di RSUD KHZ Musthafa, sekitar satu jam kemudian ayah saya sudah mulai bisa berbicara dan mengobrol kembali,” ungkapnya.

Keberhasilan serupa juga dialami seorang pasien asal Ciawi berinisial S (35), yang sebelumnya sempat mengalami stroke sebanyak dua kali dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

“Saya dikira tidak akan sadar lagi. Alhamdulillah setelah dibawa ke sini dan mendapatkan pengobatan, sekitar satu jam kemudian saya kembali sadar,” tuturnya.

Dokter Spesialis Neurologi RSUD KHZ Musthafa, dr. Bili Muchamad Ramdani, menjelaskan salah satu pasien datang pada dini hari dengan gejala kelemahan anggota gerak sebelah kanan disertai penurunan kesadaran. Pasien tersebut langsung ditangani Tim Code Stroke yang memang disiapkan khusus untuk kasus stroke akut.

“Dalam waktu kurang dari setengah jam seluruh pemeriksaan selesai dilakukan. Setelah obat trombolisis diberikan, perbaikan kondisi pasien terlihat sangat signifikan,” jelas dr. Bili.

Sementara itu, Dokter Spesialis Saraf RSUD KHZ Musthafa, dr. Indra Gunawan, menegaskan bahwa keberhasilan terapi sangat dipengaruhi kecepatan keluarga membawa pasien ke rumah sakit saat gejala stroke muncul.

“Kesigapan keluarga menjadi salah satu kunci keberhasilan penanganan stroke. Semakin cepat pasien mendapatkan pertolongan, semakin besar peluang pemulihannya,” kata dr. Indra.

Ia menambahkan, sistem Code Stroke yang diterapkan RSUD KHZ Musthafa memungkinkan seluruh tenaga medis bergerak secara terpadu selama 24 jam untuk memberikan penanganan cepat terhadap pasien stroke akut.

Dengan hadirnya layanan trombolisis dan aktivasi Code Stroke, masyarakat Tasikmalaya maupun wilayah Priangan Timur kini memiliki akses terhadap layanan stroke akut yang lebih cepat dan sesuai standar medis. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat menekan risiko kecacatan maupun kematian akibat stroke secara signifikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *