News

Libur Tahun Baru Islam Dongkrak Penumpang KA, Okupansi Daop 2 Bandung Tembus 122 Persen

54
×

Libur Tahun Baru Islam Dongkrak Penumpang KA, Okupansi Daop 2 Bandung Tembus 122 Persen

Sebarkan artikel ini

BANDUNG (CM) – Libur akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimanfaatkan banyak masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api. Tingginya mobilitas tersebut terlihat dari jumlah penumpang yang dilayani PT KAI Daop 2 Bandung selama periode libur panjang.

Hingga Selasa (16/6/2026) siang, tercatat sebanyak 13.222 pelanggan berangkat menggunakan kereta api dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung. Sementara jika dihitung sejak awal masa libur pada Jumat (12/6) hingga Selasa (16/6), jumlah penumpang yang berangkat telah mencapai 77.907 orang.

Angka tersebut bahkan melampaui kapasitas kursi yang tersedia selama periode tersebut, yakni sebanyak 63.875 tempat duduk. Dengan demikian, tingkat okupansi perjalanan kereta api di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 122 persen.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan tingginya okupansi tidak berarti seluruh penumpang melakukan perjalanan dalam satu relasi yang sama. Menurut dia, tingkat keterisian bisa melebihi 100 persen karena adanya penumpang yang naik dan turun di berbagai stasiun antara sehingga satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan dalam perjalanan yang berbeda.

“Besarnya minat masyarakat menggunakan kereta api pada masa libur ini menunjukkan bahwa transportasi kereta api masih menjadi pilihan utama karena aman, nyaman, tepat waktu, dan terhindar dari kemacetan,” kata Kuswardojo.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memilih kereta api sebagai sarana transportasi selama libur panjang Tahun Baru Islam. Tingginya jumlah pelanggan, kata dia, menjadi dorongan bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan.

Dari sisi mobilitas penumpang, Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong masih menjadi dua titik tersibuk di wilayah Daop 2 Bandung. Hingga Selasa siang, sebanyak 4.849 pelanggan tercatat berangkat dari Stasiun Bandung, sementara 2.359 pelanggan lainnya berangkat dari Stasiun Kiaracondong.

Secara akumulatif selama lima hari masa libur, jumlah keberangkatan dari Stasiun Bandung mencapai 26.804 pelanggan. Adapun Stasiun Kiaracondong melayani 13.827 pelanggan yang memulai perjalanan dari stasiun tersebut.

Tak hanya menjadi pusat keberangkatan, kedua stasiun itu juga menjadi tujuan kedatangan utama bagi penumpang yang datang ke Kota Bandung dan sekitarnya. Selama periode libur, tercatat 28.682 pelanggan tiba di Stasiun Bandung dan 14.051 pelanggan turun di Stasiun Kiaracondong.

Kuswardojo menegaskan KAI Daop 2 Bandung terus memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan lancar dengan menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai serta petugas yang siaga memberikan pelayanan kepada pelanggan.

Menurutnya, komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan layanan transportasi publik yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu, baik saat periode libur nasional maupun pada masa operasional reguler setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *