News

Distribusi Bantuan Pangan 2026 Bergulir di Kota Tasikmalaya, Warga Diminta Aktif Cek Data

59
×

Distribusi Bantuan Pangan 2026 Bergulir di Kota Tasikmalaya, Warga Diminta Aktif Cek Data

Sebarkan artikel ini

KOTA TASIK (CM) – Program bantuan pangan tahun 2026 mulai disalurkan di Kota Tasikmalaya. Sebanyak 63.527 warga telah tercatat sebagai penerima bantuan dalam program yang menjadi bagian dari stimulus ekonomi nasional tersebut.

Dinas Sosial Kota Tasikmalaya memastikan proses distribusi kini tengah berlangsung secara bertahap. Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, Indah Nali Hati, mengatakan data penerima telah diterima dan penyaluran mulai dilakukan di sejumlah wilayah.

“Sebanyak 63.527 warga telah terdaftar sebagai penerima bantuan pangan dan penyalurannya dijadwalkan berlangsung pada bulan ini,” ujarnya, Kamis 30 April 2026.

Program ini menyasar enam kecamatan di Kota Tasikmalaya, yakni Kecamatan Cipedes, Tawang, Cihideung, Purbaratu, Mangkubumi, dan Indihiang.

Dari enam wilayah tersebut, Kecamatan Mangkubumi menjadi daerah dengan jumlah penerima terbanyak. Tercatat sebanyak 17.303 warga di kecamatan tersebut masuk dalam daftar penerima bantuan.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui masing-masing kelurahan dengan melibatkan aparatur setempat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh warga yang berhak.

Meski distribusi sudah berjalan, pemerintah mengakui masih ada kemungkinan sejumlah warga yang layak menerima bantuan belum tercantum dalam data penerima.

Kasi Pemerintahan Kecamatan Tawang, Yudi Kusumahadi, mengimbau masyarakat untuk proaktif apabila merasa memenuhi kriteria namun belum mendapatkan bantuan.

“Warga yang merasa berhak tetapi belum terdaftar dapat segera berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk dilakukan pengajuan atau verifikasi ulang ke Kementerian Sosial,” katanya.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat penting agar program ini benar-benar tepat sasaran dan mampu menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.

Secara nasional, program bantuan pangan ini merupakan kebijakan pemerintah yang dikoordinasikan oleh Badan Pangan Nasional. Bantuan tersebut ditujukan bagi sekitar 33,2 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Adapun jenis bantuan yang disalurkan meliputi bahan pangan pokok, seperti beras dan minyak goreng. Program ini dialokasikan untuk periode Februari hingga April 2026, dengan target seluruh distribusi rampung paling lambat akhir Mei 2026.

Dalam pelaksanaannya, Perum Bulog berperan sebagai penyalur utama. Bulog bertanggung jawab menjaga ketersediaan stok, kelancaran distribusi, serta memastikan bantuan sampai kepada penerima yang berhak.

Pemerintah berharap program ini dapat membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Selain itu, bantuan pangan juga diharapkan mampu menekan angka kemiskinan serta memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Meski demikian, evaluasi tetap akan dilakukan secara berkala, terutama terkait akurasi data penerima dan pemerataan distribusi di lapangan.

Pemerintah Kota Tasikmalaya pun membuka ruang pengaduan bagi masyarakat guna memastikan program bantuan pangan berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *