News

Viral Aktivitas di Jembatan Cirahong, KAI Pastikan Keselamatan Kereta Tetap Prioritas

53
×

Viral Aktivitas di Jembatan Cirahong, KAI Pastikan Keselamatan Kereta Tetap Prioritas

Sebarkan artikel ini

BANDUNG (CM) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung angkat bicara terkait viralnya aktivitas di Jembatan Cirahong yang ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

KAI memastikan bahwa keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama dalam pengelolaan jembatan tersebut.

Manager Humas Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan pihaknya mengapresiasi perhatian pemerintah daerah yang telah berupaya menjaga fungsi Jembatan Cirahong bagi masyarakat.

“Kami berterima kasih atas langkah yang dilakukan pemerintah daerah untuk memastikan jembatan tersebut tetap bermanfaat bagi mobilitas masyarakat,” ujar Kuswardojo.

Ia menjelaskan, terkait keberadaan penjaga jembatan yang sempat viral, hal tersebut dinilai lebih tepat menjadi ranah koordinasi pemerintah daerah setempat.

Menurutnya, fokus KAI adalah memastikan penggunaan jembatan tidak berdampak pada keselamatan perjalanan kereta api yang melintas di atasnya.

“Terkait penjaga yang viral itu lebih tepat dikoordinasikan dengan pemerintah daerah. Konsen kami adalah memastikan penggunaan jembatan tidak mengganggu keselamatan perjalanan kereta,” katanya.

Jembatan Cirahong sendiri merupakan infrastruktur bersejarah yang dibangun pada 1893. Usianya yang telah lebih dari satu abad membuat jembatan ini memerlukan perhatian bersama, terlebih karena bagian atasnya menjadi jalur rel kereta api aktif.

Untuk menjaga keamanan, KAI Daop 2 Bandung sejak 1 September 2021 telah membatasi penggunaan jembatan tersebut.

Kendaraan roda tiga atau lebih tidak diperbolehkan melintas, sementara akses masih diperbolehkan bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

“Untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua kami menilai masih aman,” jelas Kuswardojo.

KAI juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Ciamis yang telah melakukan sejumlah perbaikan pada jembatan, termasuk penggantian material kayu guna menjaga kelayakan bagi pengguna.

Namun demikian, KAI mengingatkan agar tidak ada kendaraan dengan beban berlebih yang melintas di jembatan tersebut.

Menurut Kuswardojo, beban yang terlalu berat berpotensi mempengaruhi kondisi struktur jalur kereta api yang berada tepat di atas jembatan.

“Jika beban berlebihan melintas, kami khawatir akan mempengaruhi kondisi jalur KA di atasnya dan dapat membahayakan perjalanan kereta api,” tegasnya.

Terkait pengawasan di lokasi, KAI menyebut hingga saat ini belum ada rencana menempatkan petugas khusus di Jembatan Cirahong.

Perusahaan tetap memfokuskan pengawasan pada aspek keselamatan operasional perjalanan kereta api.

Sementara itu, mengenai rencana pemasangan rambu lalu lintas (APILL) oleh Dinas Perhubungan, KAI menyebut hal tersebut merupakan kewenangan instansi terkait.

KAI menyatakan mendukung langkah apa pun yang bertujuan meningkatkan keselamatan masyarakat, selama tidak mengganggu operasional kereta api.

KAI Daop 2 Bandung juga mengajak pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga fungsi Jembatan Cirahong agar tetap aman digunakan tanpa mengganggu perjalanan kereta api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *