News

Jaringan Indosat Tetap Stabil di Tengah Mudik Lebaran, Trafik Data Melonjak

68
×

Jaringan Indosat Tetap Stabil di Tengah Mudik Lebaran, Trafik Data Melonjak

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (CM) – Lonjakan penggunaan data seluler terjadi selama periode mudik dan Lebaran 2026. Indosat Ooredoo Hutchison mencatat trafik data meningkat lebih dari 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan tersebut terjadi seiring mobilitas jutaan pelanggan yang melakukan perjalanan mudik di berbagai wilayah Indonesia. Kenaikan trafik ini juga sejalan dengan proyeksi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang memperkirakan trafik telekomunikasi nasional meningkat hingga 40 persen selama Ramadan dan Idulfitri 2026.

Pergerakan pelanggan paling tinggi tercatat dari Jakarta menuju Jawa Barat dengan kenaikan lebih dari 22 persen. Sementara itu, arus menuju Jawa Tengah meningkat lebih dari 37 persen selama periode mudik Lebaran tahun ini.

Meski terjadi lonjakan trafik, Indosat menyebut jaringan tetap berjalan stabil. Perusahaan juga mencatat adanya peningkatan kualitas layanan dengan turunnya downtime jaringan sekitar 20 persen dibandingkan periode Lebaran sebelumnya.

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, mengatakan musim mudik menjadi salah satu momen penting yang menguji ketangguhan jaringan telekomunikasi.

“Periode mudik dan arus balik Lebaran merupakan ujian sesungguhnya bagi ketangguhan jaringan kami. Kami berterima kasih atas kepercayaan jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan Indosat pada momen penting ini,” kata Desmond dalam keterangan tertulis, Kamis (26/3/2026).

Menurutnya, peningkatan trafik tersebut menunjukkan kebutuhan konektivitas yang tinggi di tengah mobilitas masyarakat selama musim mudik. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat kualitas jaringan di seluruh Indonesia.

Untuk menjaga performa jaringan, Indosat mengoptimalkan sistem berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi ini digunakan untuk memantau trafik secara real-time, memprediksi potensi kepadatan jaringan, hingga menyesuaikan kapasitas jaringan secara otomatis.

Penguatan jaringan juga difokuskan pada 77 jalur mudik yang mencakup 36 ruas tol, 31 jalur non-tol, serta 10 jalur kereta api dengan total panjang sekitar 8.121 kilometer. Selain itu, terdapat 797 titik strategis atau point of interest yang ikut dipantau selama periode Lebaran.

Pemantauan jaringan dilakukan selama 24 jam oleh lebih dari 2.500 engineer yang ditempatkan di 46 kantor cabang serta 16 posko siaga di berbagai wilayah Indonesia. Tim ini bertugas memastikan konektivitas tetap stabil di jalur tol, rest area, stasiun, hingga kawasan wisata.

Data internal Indosat juga menunjukkan pola penggunaan layanan digital selama musim mudik. Aplikasi pesan instan, media sosial, dan layanan video streaming menjadi yang paling banyak diakses pelanggan.

Beberapa platform yang mengalami lonjakan aktivitas tertinggi antara lain WhatsApp, YouTube, dan TikTok.

Di wilayah Jakarta Raya yang meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Banten, dan Jawa Barat, Indosat juga mencatat peningkatan trafik data di sejumlah daerah.

Garut menjadi wilayah dengan kenaikan tertinggi mencapai 56 persen. Disusul Cianjur dengan lonjakan sekitar 51 persen dan Sukabumi sebesar 45 persen.

Indosat menilai peningkatan tersebut menunjukkan tingginya aktivitas digital masyarakat selama Lebaran, terutama di daerah yang menjadi tujuan perjalanan pemudik.

Sebagai bagian dari penguatan jaringan, perusahaan juga menambah kapasitas infrastruktur melalui peningkatan lebih dari 7.000 site jaringan serta pembangunan sekitar 1.600 site baru sejak April 2025.

Selain itu, lebih dari 75 mobile BTS disiagakan di sejumlah jalur mudik untuk mengantisipasi lonjakan trafik di titik-titik dengan kepadatan tinggi.

Saat ini Indosat memiliki sekitar 55 ribu site aktif yang tersebar di lebih dari 420 kabupaten di seluruh Indonesia.

“Bagi Indosat, periode mudik bukan sekadar soal angka. Ini tentang kepercayaan pelanggan yang mengandalkan jaringan kami pada momen penting bersama keluarga,” ujar Desmond.

Ia menambahkan, penguatan jaringan tersebut merupakan bagian dari transformasi Indosat sebagai perusahaan teknologi berbasis AI atau AI-TechCo yang terus berinvestasi dalam meningkatkan kualitas layanan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *