KAB.TASIK (CM) – Seorang karyawati asal Kabupaten Tasikmalaya menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Jereged, Kecamatan Sariwangi. Pelaku berhasil diringkus polisi kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Korban diketahui bernama Sri Mulyani, warga Desa Cidugaleun, Kecamatan Cigalontang. Peristiwa terjadi saat korban pulang kerja pada Kamis 16 Maret 2026 malam.
Saat itu korban mengendarai sepeda motor seorang diri sekitar pukul 23.45 WIB. Di perjalanan, ia menyadari ada pengendara lain yang membuntutinya.
Pelaku kemudian memepet korban saat melintas di jalur sepi dan minim penerangan. Tanpa sempat menghindar, pelaku langsung menarik tas selempang korban hingga korban terjatuh dari motor.
“Pelaku menarik tas korban dengan keras hingga korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh,” ujar Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet di bagian tangan dan kaki. Sementara pelaku langsung melarikan diri membawa tas berisi barang berharga milik korban.
Di dalam tas tersebut terdapat iPhone 11, Redmi Note 9, serta sejumlah dokumen penting seperti KTP, SIM, dan STNK, serta uang tunai. Kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.
Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Leuwisari. Polisi langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.
Selain itu, pelacakan juga dilakukan melalui ponsel milik korban yang dibawa pelaku. Hasilnya, identitas pelaku berhasil diketahui.
Pelaku berinisial RMR alias Rendi akhirnya ditangkap di kediamannya pada Jumat (20/3/2026). Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk iPhone milik korban.
“Kurang dari 24 jam, anggota gabungan berhasil mengamankan pelaku,” kata Kapolres.
Polisi juga menyita sepeda motor Honda Sonic RS yang digunakan saat beraksi, serta pakaian yang dikenakan pelaku.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena alasan ekonomi dan kebutuhan menjelang Lebaran.
“Motifnya karena kebutuhan ekonomi untuk Lebaran. Barang hasil curian rencananya akan dijual,” ujar Kapolres.
Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polres Tasikmalaya. Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di malam hari dan di jalur yang sepi.







