News

Tebar Seribu Mukena Menjelang Lebaran, Cara Kalisha Menyasar 70 Desa di Kab. Tasikmalaya

114
×

Tebar Seribu Mukena Menjelang Lebaran, Cara Kalisha Menyasar 70 Desa di Kab. Tasikmalaya

Sebarkan artikel ini
Kalisha bersama Lazismu Tasikmalaya menyalurkan 1.000 mukena

KAB. TASIK (CM) – Sebanyak 1.000 mukena dibagikan kepada warga di Kabupaten Tasikmalaya menjelang akhir Ramadan 1447 Hijriah. Bantuan ini menjangkau sekitar 70 desa di 12 kecamatan, menyasar kelompok yang dinilai membutuhkan.

Distribusi dilakukan melalui kerja sama Kalisha dengan Lazismu Kabupaten Tasikmalaya, Kamis, 19 Maret 2026. Penyerahan simbolis berlangsung di Aula Masjid Basmalah Cikedokan, Singaparna, dengan melibatkan unsur Muhammadiyah dan Aisyiyah setempat.

Sekitar 60 perwakilan penerima dari sejumlah kecamatan—antara lain Singaparna, Padakembang, Leuwisari, dan Sariwangi hadir dalam seremoni tersebut. Selebihnya disalurkan bertahap melalui jaringan Lazismu.

Ketua Lazismu Kabupaten Tasikmalaya, Ade Syarif, mengatakan pihaknya melakukan verifikasi berlapis sebelum menetapkan penerima.

“Data kami himpun dari berbagai wilayah, lalu diseleksi agar tepat sasaran,” ujarnya.

Kalisha menempatkan program ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. General Manager Kalisha, Unun Ainun, menyebut kolaborasi dengan Lazismu dipilih karena dinilai memiliki sistem distribusi yang rapi dan jangkauan luas.

Perusahaan fesyen muslim itu juga menjalankan sejumlah program lain selama Ramadan, mulai dari pembagian 1.300 voucher pakaian Lebaran bagi anak yatim dan dhuafa hingga penyaluran 2.050 paket sembako.

Di luar bantuan langsung, Kalisha mengklaim melibatkan lebih dari 500 penjahit lokal dalam kegiatan produksinya, dengan total karyawan sekitar 1.300 orang, mayoritas anak muda. Skema ini disebut sebagai upaya mendorong dampak ekonomi jangka panjang.

Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya, Iwa Kurniawan, menilai kolaborasi antara sektor usaha dan lembaga sosial seperti ini relevan di bulan Ramadan.

“Momentum untuk memperbanyak amal,” katanya.

Program pembagian mukena ini diharapkan tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi mendorong partisipasi lebih luas dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, dalam kesempatan yang terpisah, Hj. Teti Nurhayati, pemilik Kalisha, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Lazismu merupakan ungkapan syukur atas kepercayaan yang begitu besar dari para pelanggan terhadap merk yang telah ia bina dengan penuh ketekunan.

Dengan penuh kesungguhan, ia menuturkan bahwa melalui pembagian seribu mukena itu, Kalisha tidak semata hadir sebagai penyedia busana muslim, melainkan menjadi sarana yang mendorong kaum muslimah menunaikan ibadah dengan lebih nyaman, khidmat, dan khusyuk.

“Harapan saya, usaha ini bukan sekadar berkembang dari sisi komersial, tetapi menjadi jalan untuk meraih ridha Allah SWT serta memberikan manfaat nyata bagi umat,” ujarnya dengan penuh rasa tulus dan khidmat.

Lebih lanjut, Hj. Teti Nurhayati mengemukakan asa dan cita-citanya bagi masa depan Kalisha, agar usaha yang dirintisnya senantiasa bertumbuh dan berkembang.

“Saya menginginkan Kalisha menjadi sebuah merk yang mandiri, inovatif, serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas di masa mendatang,” pungkasnya dengan nada tegas namun hangat, mencerminkan dedikasi yang tak tergoyahkan terhadap usaha dan umat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *