News

Agus Winarno: Propaganda Politik Tak Akan Goyahkan Pemerintahan Presiden Prabowo

145
×

Agus Winarno: Propaganda Politik Tak Akan Goyahkan Pemerintahan Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN) Agus Winarno, SH

JAKARTA (CM) – Ketua Umum Relawan Anak Bangsa Nasional (RABN) Agus Winarno melontarkan peringatan keras terhadap berbagai narasi yang dinilai sebagai upaya sistematis untuk melemahkan pemerintahan Prabowo Subianto.

Agus mengatakan organisasinya tidak akan tinggal diam jika ada pihak yang mencoba mengguncang stabilitas nasional melalui propaganda politik, operasi opini, maupun agenda tersembunyi yang mengarah pada delegitimasi pemerintahan.

Menurut Agus, Prabowo merupakan presiden yang terpilih melalui mekanisme demokrasi yang sah. Karena itu, setiap upaya mengganggu jalannya pemerintahan, kata dia, bukan sekadar serangan terhadap presiden, tetapi juga terhadap mandat rakyat.

“Siapa pun yang mencoba melemahkan atau menggoyang pemerintahan Presiden Prabowo akan berhadapan dengan kekuatan politik rakyat yang tergabung dalam RABN,” ujar Agus dalam pernyataan tertulis pada Jumat, 13 Maret 2026.

Pernyataan itu muncul setelah beredarnya berbagai narasi yang menyebut adanya dugaan operasi pergantian rezim melalui jaringan opini global dan pendanaan lembaga tertentu. Narasi tersebut, kata Agus, ditujukan untuk membangun persepsi negatif terhadap pemerintahan baru Indonesia.

Ia menilai pola semacam ini bukan hal baru dalam politik internasional. Menurut dia, negara-negara berkembang kerap menjadi sasaran operasi pengaruh untuk melemahkan stabilitas domestik.

Agus menyebut operasi semacam itu biasanya menggunakan beragam instrumen, mulai dari jaringan aktivis, opini akademik, lembaga swadaya masyarakat, hingga propaganda digital. Tujuannya, kata dia, membangun persepsi bahwa pemerintahan yang sah kehilangan legitimasi moral di mata publik.

“Polanya jelas, yakni membangun opini bahwa negara sedang mengalami kemunduran, memprovokasi ketidakpercayaan publik, lalu mendorong tekanan politik yang berujung pada instabilitas,” kata Agus.

RABN menilai bentuk konflik modern tidak selalu dilakukan dengan kekuatan militer, melainkan melalui perang informasi yang memanfaatkan media sosial dan propaganda digital.

Agus juga mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap konten provokatif yang dinilai sengaja diproduksi untuk menimbulkan pesimisme, ketakutan, dan kebencian terhadap pemerintah.

“Demokrasi Indonesia bukan panggung eksperimen bagi pihak mana pun. Jika ada yang mencoba mengganggu stabilitas negara, RABN akan berdiri di garis depan bersama rakyat untuk melawannya secara politik,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Agus menegaskan mandat rakyat kepada Presiden Prabowo harus dihormati oleh semua pihak. Pemerintahan yang sah, kata dia, perlu diberi ruang untuk bekerja demi kepentingan bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *