News

Kapolda Jabar Silaturahmi ke Ponpes Cipasung, Siapkan Masjid Jadi Pos Mudik

57
×

Kapolda Jabar Silaturahmi ke Ponpes Cipasung, Siapkan Masjid Jadi Pos Mudik

Sebarkan artikel ini

KAB.TASIK (CM) – Kapolda Jawa Barat Rudi Setiawan melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren Cipasung di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat 27 Februari 2026.

Kunjungan tersebut berlangsung di tengah suasana Ramadan dan disambut langsung pimpinan ponpes, KH Ubaidillah Ruhiyat.

Dalam pertemuan itu, Kapolda yang dikenal dengan sebutan Lodaya Satu menekankan pentingnya peran santri dalam menjaga persatuan dan keteduhan masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi atas kiprah Ponpes Cipasung yang telah berdiri sejak era kolonial dan melahirkan banyak tokoh nasional.

“Kami ingin menjalin kedekatan agar para santri memiliki akhlaqul karimah sekaligus karakter kebangsaan yang kuat. Jika santri mencintai NKRI dan mengutamakan persatuan, tentu Jawa Barat akan semakin sejuk,” ujar Rudi.

Selain membahas penguatan nilai kebangsaan, Kapolda juga memaparkan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran 2026. Polda Jabar, kata dia, akan bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Barat untuk memanfaatkan sejumlah masjid besar di jalur arteri sebagai Pos Pelayanan Mudik.

Menurutnya, para pemudik yang singgah tidak hanya mendapatkan tempat istirahat, tetapi juga hidangan berbuka dan sahur sederhana yang sehat.

“Kami siapkan sajian kukusan untuk berbuka atau sahur. Ini bagian dari pelayanan agar pemudik merasa nyaman saat beristirahat dan beribadah,” katanya.

KH Ubaidillah Ruhiyat menyambut baik gagasan tersebut. Ia berharap sinergi antara kepolisian dan kalangan pesantren dapat terus diperkuat, termasuk dalam membuka kesempatan bagi santri yang bercita-cita menjadi anggota Polri.

“Kami berharap santri yang ingin menjadi polisi bisa difasilitasi dengan baik. Kami yakin polisi berlatar belakang santri akan lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Usai kegiatan di Cipasung, Kapolda Jabar bersama jajaran Pejabat Utama Polda Jabar melanjutkan perjalanan sambil memantau jalur provinsi Tasikmalaya-Garut via Salawu guna memastikan kesiapan infrastruktur menjelang puncak arus mudik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *