News

Dampak Banjir di Daop 4 Semarang, KAI Batalkan Perjalanan KA Ciremai

307
×

Dampak Banjir di Daop 4 Semarang, KAI Batalkan Perjalanan KA Ciremai

Sebarkan artikel ini

BANDUNG (CM) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas pembatalan perjalanan KA (172) Ciremai relasi Bandung–Semarang Tawang yang sedianya berangkat pada Sabtu, 17 Januari 2026 pukul 16.55 WIB.

Pembatalan tersebut dilakukan akibat gangguan operasional perjalanan kereta api yang dipicu banjir di petak jalan Pekalongan–Sragi, wilayah Daop 4 Semarang. Kondisi tersebut berdampak langsung pada kelancaran dan keselamatan perjalanan KA lintas wilayah.

“Demi menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan, maka KA Ciremai pada hari ini terpaksa kami batalkan,” ujar Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanan kepada pelanggan, KAI menawarkan pengalihan perjalanan menggunakan KA (96) Harina relasi Bandung–Semarang Tawang–Surabaya Pasarturi yang berangkat pada hari yang sama, Sabtu (17/1/2026), pukul 21.35 WIB. Berdasarkan data KAI, terdapat 145 pelanggan yang telah memiliki tiket KA Ciremai untuk keberangkatan hari ini.

Kuswardojo menyampaikan bahwa pengalihan perjalanan ini dilakukan agar pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman. “Kami memahami ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Pengalihan ini kami lakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama,” ujarnya.

Bagi pelanggan yang tidak berkenan mengikuti pengalihan perjalanan tersebut, KAI memberikan kemudahan berupa pembatalan tiket dengan pengembalian bea tiket secara penuh atau refund 100 persen di luar biaya pemesanan. Proses pembatalan dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun layanan Contact Center KAI 121.

KAI menetapkan batas waktu pengajuan pembatalan dan pengembalian bea tiket hingga tujuh hari atau 7 x 24 jam sejak tanggal dan jam keberangkatan yang tercantum pada tiket.

Sementara itu, KAI Daop 2 Bandung memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi prasarana di wilayah terdampak banjir, serta menyampaikan informasi terbaru terkait operasional perjalanan kereta api yang melintasi wilayah Daop 4 Semarang.

KAI juga mengimbau para pelanggan untuk selalu mengikuti informasi resmi terkait perjalanan kereta api melalui kanal komunikasi resmi KAI guna menghindari kesalahpahaman.

“Kami berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan. Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” pungkas Kuswardojo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *