Tasikmalaya

Yayat: Bangsa yang Baik Adalah Bangsa yang Tidak Melupakan Sejarah

44
×

Yayat: Bangsa yang Baik Adalah Bangsa yang Tidak Melupakan Sejarah

Sebarkan artikel ini
Yayat: Bangsa yang Baik Adalah Bangsa yang Tidak Melupakan Sejarah

KOTA TASIKMALAYA, ( CAMEON ) – Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya melaksanakan kegiatan upacara Proklamasi Kemerdekaan yang ke 71 RI di Lapangan sepakbola Aboh, Rabu (17/8/2016).

Camat Bungursari, Yayat Ruhyat sebagai Inpekstur Upacara mengungkapkan upacara hari kemerdekaan sudah dilaksanakan dengan khidmat. “Kita patut bersyukur berkat keberhasilan para  pejuang dahulu, kita masih diberi kekuatan, kenikmatan, untuk menghirup udara segar kemerdekaan, tanpa harus ikut berjuang melawan kaum penjajah dalam merebut kemerdekaan,” ujarnya.

Yayat menambahkan bangsa yang baik adalah bangsa yang tidak akan melupakan sejarah. Bahkan, bangsa yang baik terus mengenang sejarah, seperti halnya kita semua khususnya para pejabat dan masyarakat yang ada di lingkungan Kecamatan Bungursari.

Yayat: Bangsa yang Baik Adalah Bangsa yang Tidak Melupakan SejarahPerayaan HUT ke -71 Republik Indonesia tingkat partisipasi dan gotong royong masyarakat sudah nampak kembali. Hal itu dibuktikan dengan menampilkan hasil karya yang kreatif, seperti pembuatan Jampana, kreasi pembuatan teng Baja, Perahu, Home Industri masyarakat. Semuanya tumpah di lapangan Aboh.

Di tempat yang sama, Ketua LPM Sukamulya ,Sudrajat, mengungkapkan bangsa yang baik adalah bangsa yang berusaha menumbuhkan kembali tingkat gotong royong yang selama ini dianggap sudah hampir mati.

“Alhamdulilah berkat kerjasama masyarakat dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat  LPM, HUT ke- 71 RI sekarang ini lebih khidmat. Semua masyarakat ikut berpartisipasi dengan menampikan berbagai kreasi. Artinya semangat gotong royong sudah mulai tumbuh kembali di masyarakat,” bebernya.

Ia berharap kebersamaan dan kekompakan di lingkungan masyarakat mulai dari pengurus RT/RW bisa terus digelorakan. Bukan hanya pada  peringatan kemerdekaan saja, tetapi bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai ganti perjuangan para pahlawan terdahulu. cakrawalamedia.co.id (Edi Mulyana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *