Tasikmalaya

Uu Paparkan Strategi Peningkatan PAD dari Sektor Pajak Kendaraan Bermotor

63
×

Uu Paparkan Strategi Peningkatan PAD dari Sektor Pajak Kendaraan Bermotor

Sebarkan artikel ini
Uu Paparkan Strategi Peningkatan PAD dari Sektor Pajak Kendaraan Bermotor
Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum sedang menyampaikan pemaparan tentang strategi meningkatkan PAD dari pajak kendaraan bermotor di Aula Prama Grand Preanger Bandung, Rabu (20/7/2016)

BANDUNG, (CAMEON) – Bupati Tasikmalaya H Uu Ruzhanul Ulum memaparkan strategi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dibidang intensifikasi pemungutan pajak kendaraan bermotor tahun 2016, di Aula Prama Grand Preanger Bandung, Rabu (20/7/2016). Pemaparan ini merupakan bagian dari penilaian tahap wawancara katagori kabupaten/kota untuk penghargaan bagi daerah yang dianggap prestatif.

Selain Kabupaten Tasikmalaya, hadir pada kesempatan tersebut 10 kepala daerah yang terpilih. Diantaranya, Dari Kota Depok, Kab Bogor, Kota Sukabumi,Kab Sukabumi, Kab Purwakarta, Kab Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kab Garut, Kabupaten Bandung dan Kota Banjar.

Bupati diberi kesempatan 10 menit untuk menyampaikan paparan. Kelihaian Uu dalam memaparkan beberapa strategi dalam upaya meningkatkan pendapatan pajak daerah mendapatkan apresiasi luar biasa.

Uu menyampaikan kebijakan, mengeluarkan beberapa surat keputusan terkait pajak daerah, mengadakan pertemuan dengan berbagai elemen, masyarakat, ulama, kepala desa dan camat. Tidak lupa, Bupati juga mengemukakan kerja sama dengan insan media.

“Kami menyosialisasikan pentingnya pungutan pajak daerah, membuat surat kepada para pemilik kendaraan yang belum bayar pajak melalui para Kades,” kata Uu, dalam penjelasannya.

Ia juga menyampaikan kepada masyarakat, perihal kemudahan dalam membayar pajak. Diantaranya melalui Samsat outlet, Samsat gendong, Samsat keliling dan melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

“Kami menyampaikan informasi pajak daerah dalam acara keagamaan, jumat keliling, pengajian-pengajian, kunjungan kerja ke daerah-daerah. Kami juga melakukan sosialisasi dengan pembuatan spanduk, serta saat razia gabungan yang dilaksanakan bersama Dishub,” bebernya.

Namun demikian, bupati juga objektif. Ia menyampaikan kendala yang dihadapi saat melakukan berbagai macam program ini. Tidak ada perjuangan yang tidak ada keringat tentunya.

“Semuanya kami lakukan untuk meningkatkan pajak daerah, yakni kurangnya kesadaran masyarakat dan jumlah wajib pajak yang tersebar di 39 kecamatan,” imbuhnya. cakrawalamedia.co.id (Aflah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *