Jawa Barat

Sudah 6 Tahun Ririn Menderita Hydrocephalus

50
×

Sudah 6 Tahun Ririn Menderita Hydrocephalus

Sebarkan artikel ini
Sudah 6 Tahun Ririn Menderita Hydrocephalus

BANDUNG, (CAMEON) – Siang itu Ririn Aryanti tengah terbaring di kamarnya. Dengan di dampingi sang Ibu, sesekali bocah yang masih berusia enam tahun ini melihat kondisi yang ada di sekelilingnya termasuk sang Ibu dengan setia berada di sampingnya.

Anak dari pasangan Tatang Hermawan (49) dan Elih (44) ini sejak usia dua bulan setengah sudah menderita penyakit hydocephalus atau penumpukan suatu cairan di dalam otak yang mengakibatkan kepala membesar.

Hingga saat ini, kondisi warga gang Aman 5 RT 04, RW 09 Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung ini cukup memprihatinkan. Memasuki usia enam tahun, kepala Ririn sudah mulai membesar, lingkaran kepalanya memiliki ukuran hingga 84 centimeter.

“Pertama lahir sih, normal, cuma ada cairan di kepala, mulai masuk dua bulan setengah sudah membesar sampai sekarang. Kata pihak Rumah Sakit (RS) sih, ada cairan di kepala,” ujar Kakak kandung Ririn Aryanti, Erlan Hermawan, Minggu (17/7).

Melihat kondisi seperti ini, pihak keluarga sudah membawa Ririn ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung untuk di operasi. Namun hingga saat kondisi Ririn belum juga membaik.

“Inginnya sih ada tindak lanjut. Pihak Dokter nyuruh paling terapi kaki, tangan. Kalau bantuan paling dari Puskesmas sudah dikasih makanan dan susu,” ujarnya.

Saat ini profesi Ayah Ririn bekerja sebagai buruh kuli bangunan, sementara sang Ibu hanya sebagai Ibu Rumah Tangga. “Saya empat bersaudara, tiga laki-laki, dan satu perempuan (Ririn),” pungkasnya.

Sebagai seorang kakak kandung, tentu saja Erlan menginginkan kondisi adiknya ini bisa normal kembali. Selain itu, hal yang tak kalah pentingnya yakni, ada uluran tangan atau bantuan dari pihak pemerintah setempat.

“Mudah-mudahan ada bantuan dari Pemerintah, ada warganya seperti ini bisa tersentuh,” tambahnya. cakrawalamedia.co.id (Kky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *