Manasuka

SMKN 5 Bandung Siapkan Siswa Bekerja di Perusahaan Kontraktor

428
×

SMKN 5 Bandung Siapkan Siswa Bekerja di Perusahaan Kontraktor

Sebarkan artikel ini
SMKN 5 Bandung Siapkan Siswa Bekerja di Perusahaan Kontraktor

BANDUNG, (CAMEON) – SMKN 5 Bandung merupakan satu-satunya sekolah berbasis kejuruan di Kota Bandung yang memiliki jurusan TKBB. Secara umum siswa akan belajar mengenai dasar-dasar bangunan.

Ketatnya persaingan dunia kerja di era globalisasi saat ini, membuat sebagian siswa mencoba untuk mempersiapkan diri sedini mungkin. Jika tak punya bekal keahlian, boleh jadi hal seperti ini sedikit akan mengancam mereka kelak di masa depan.

Untuk itu, tak sedikit siswa yang telah menyelesaikan studi di SMP memilih untuk mengenyam pendidikan di SMK. Sekolah berbasis kejuruan menyediakan sejumlah jurusan atau program keahlian yang sesuai dengan bakat dan minat peserta didiknya.

Tak bisa dipungkiri, keberadaan sekolah berbasis kejuruan ini sudah banyak melahirkan siswa-siswa yang memiliki skil di satu bidang tertentu. Sebuah prestasi dan kebanggaan baik bagi siswa itu sendiri maupun bagi sekolahnya tersebut.

Di Kota Bandung sendiri, ada banyak SMK yang bisa dipilih oleh calon peserta didik. SMK Negeri 5 misalnya, sekolah yang berpusat di jalan Bojong Koneng, Kota Bandung ini memiliki salah satu jurusan atau paket keahlian yang bernama Teknik Konstruksi Batu dan Beton (TKBB). Sesuai dengan namanya, secara umum jurusan ini akan mengajarkan siswa mengenai dasar-dasar bangunan dan sejenisnya.

“Jurusan TKBB ini mempersiapkan siswa untuk bekerja di perusahaan kontraktor. Mereka bisa ditempatkan sebagai estimator di kontraktor atau sebagai mandor dan pelaksana, mereka juga bisa melanjutkan ke perguruan tinggi,” kata Kepala Paket Keahlian TKBB SMKN 5 Bandung, Henrizal Nasution (53).

Dia mengatakan, siswa yang memilih jurusan atau paket keahlian TKBB, mereka akan belajar dasar program keahlian, mulai dari simulasi digital, mekanika teknik, konstruksi bangunan, ilmu bahan bangunan, dasar plumbing, ukur tanah, kontrusksi batu, kontruksi kayu, praktik plumbing dan lainnya.

Secara umum lanjutnya, siswa kelas 10 akan belajar dasar-dasar bangunan seperti gambar teknik, dan lainnya. Memasuki kelas 11, siswa akan belajar untuk memperdalam materi ilmu konstruksi batu, kontruksi beton bertulang, finishing bangunan, rencana anggaran biaya bangunan, dan praktik kerja  industri (Prakerin).

“Bagi siswa kelas 12, mereka akan memperdalam ilmu dari kelas 11 dan ada Prakerin. Mereka nanti akan Prakerin di kontraktor pelaksana bangunan gedung. Ada yang udah MoU dengan sekolah kita, ada juga yang siswa cari sendiri, adapun kita arahkan,”
tambah Henrizal.

Soal peluang kerja, Henrizal mengungkapkan, paket keahlian TKBB saat ini memiliki peluang kerja yang sangat luas. Apalagi lanjut dia, jurusan tersebut khusus di Kota Bandung hanya dimiliki oleh SMKN 5 Bandung, sehingga persaingannya tidak akan semakin banyak, namun peluang kerjanya sangat luas.

“Peluang kerja di TKBB ini beberapa tahun terakhir kembali booming lagi. Yang tahun sekarang aja lulusan di sini mereka rata-rata udah bekerja. Ada juga beberapa perusahaan yang meminta siswanya langsung bekerja. Menurut saya jurusan ini sangat menjanjikan,” imbuhnya.

Tak sedikit masyarakat awam yang menganggap bahwa jurusan TKBB itu setelah lulus nanti akan bekerja sebagai kuli bangunan. Padahal kata dia, jurusan ini memiliki peluang kerja yang cukup menjanjikan. Mereka bisa ditempatkan sebagai estimator di kontraktor, mandor dan pelaksana.

“Persepsi masyarakat ini harus diluruskan. Di Bandung jurusan TKBB hanya di sekolah kita aja (SMKN 5 Bandung). Ketertarikan siswa terhadap jurusan TKBB cukup tinggi, ini terlihat dari setiap tahunnya siswa selalu bertambah,” ucapnya.

Sebagai catatan, selain jurusan TKBB, SMKN 5 Bandung memiliki beberapa jurusan lainnya, seperti Geomatika, Gambar Bangunan, Kimia Analis, dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Dari kelima jurusan ini, siswa diperbolehkan memilih satu jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat yang mereka miliki, yang tentunya dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku di sekolah tersebut.

Sebagai seorang pendidik, tentu saja dia berharap siswa yang memilih jurusan TKBB setelah lulus nanti bisa langsung bekerja sesuai dengan bidang yang geluti saat ini. Selain itu juga, berharap jurusan TKBB ke depannya bisa lebih dipercaya masyarakat untuk menciptakan tenaga kerja yang handal di bidang kontruksi. “Semoga siswanya juga semakin semangat dan lebih giat lagi dalam belajarnya,” tambahnya. (Kky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *