Menu

Mode Gelap
Mudik Bersama Polres Tasikmalaya; Ratusan Pemudik Merasa Terbantu dan Nyaman Hengky Tegaskan H-7 Perusahaan Wajib Bayar THR Tepat Waktu Nasib Para Mahasiswa STMIK Tasikmalaya; Wahid Minta Pemda Jamin Kelangsungan Pendidikan di Tengah Pencabutan Izin Operasional Proyek Dikuasai Pokir DPRD, Pengusaha Lokal KBB Menjerit Resahkan Masyarakat, Satlantas Polres Tasikmalaya Bakal Tindak Pengguna Knalpot Bising

Olahraga · 28 Des 2016 02:32 WIB ·

Persaingan MotoGP 2017 di Mata Marquez


					Persaingan MotoGP 2017 di Mata Marquez Perbesar

GERMAN, (CAMEON) – Marc Marquez menyakini bahwa Jorge Lorenzo akan memenangi balapan pada 2017. Namun, ia tak tahu apakah pembalap anyar Ducati itu akan mampu menjadi juara dunia MotoGP.

Dalam wawancara di sela-sela event, Marc Marquez berbicara mengenai Lorenzo yang akan melakoni debut bersama pabrikan Ducati pada musim depan. Saat tes akhir musim Valencia pada pertengahan November lalu, Marquez rupanya menganalisis performa dari beberapa rivalnya. Ia pun mengomentari Lorenzo, Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

”Saya tidak menyangka Lorenzo tampil cepat di Valencia. Dia dapat memenangi balapan, mungkin pada seri pembuka Qatar,” ucap pembalap Repsol Honda itu dilansir Motosport, kemarin (27/12).

”Tapi untuk gelar juara, saya tidak tahu. Sedikit terlalu dini,” imbuhnya.

Menurutnya, Vinales merupakan rival yang diwaspadai. Dia menganggap, pebalap anyar Yamaha itu dapat memanaskan pertarungan gelar juara.

”Saya membayangkan dia begitu cepat. Dia juga telah membuktikannya dengan Suzuki,” ucapnya.

Menurutnya, masa dua tahun yang tidak muda. Bahkan, ketika rivalnya mendapatkan motor lebih lengkap seperti Yamaha. Diakui olehnya, rivalnya menjadi lebih kuat. Ini akan menjadi pertarungan gelar juara dari balapan pertama.

Ditanya mengenai hubungan antara Vinales dan Rossi, Marquez menjawab keduanya memiliki hubungan yangs sangat baik. ”Saya pikir ada hubungan baik antara mereka berdua. Tapi biasanya tidak mudah menjaga hubungan dengan rekan setim sekaligus rival,” jelasnya.

Dia melihat, Maverick bertarung untuk kejuaraan, seperti Valentino. Pada tahun lalu, Valentino dan Maverick telah membuktikan sangat kuat.

Masih teringat dengan jelas ketika Marquez dan Rossi akhirnya bersalaman untuk pertama kalinya – sejak insiden Sepang – usai balapan di MotoGP Catalunya. Sebuah sikap yang tulus?

“Saya pikir demikian. Kejuaraan dunia mengalami momen kritis karena kematian Luis Salom. Setelah balapan, atmosfer di sirkuit berubah,” tuturnya.

Hal paling penting adalah tahun ini. Dia telah melihat beberapa balapan menarik dengan Valentino, di Catalunya dan Silverstone. Menjelang pergantian tahun baru, apa harapan sang pembalap pada 2017?

”Saya tidak berharap apa-apa. Saya telah memiliki segalanya. Mungkin kesehatan, dan berharap tidak terjatuh musim depan,” pungkasnya. (Putri)

Artikel ini telah dibaca 135 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Taufik Ramsyah, Kiper Tornado FC Meninggal Usai Benturan Saat Bertanding

23 Desember 2021 - 09:56 WIB

Taufik Ramsyah, Kiper Tornado FC Meninggal Usai Benturan Saat Bertanding

5 Pemain Persib Terpilih Mengikuti TC Timnas Senior

21 September 2021 - 17:27 WIB

5 Pemain Persib Terpilih Mengikuti TC Timnas Senior

Bonucci dan Chiellini Disebut 2 Bek Tengah Terbaik Dunia

3 Juli 2021 - 08:31 WIB

Bonucci dan Chiellini Disebut 2 Bek Tengah Terbaik Dunia

Yakin Juara, Marc Klok Jalani Latihan Perdana Bersama Persib Bandung

2 Juli 2021 - 19:07 WIB

Yakin Juara, Marc Klok Jalani Latihan Perdana Bersama Persib Bandung

3 Pemain Jerman Diragukan Tampil Lawan Inggris

29 Juni 2021 - 21:50 WIB

3 Pemain Jerman Diragukan Tampil Lawan Inggris

Tidak Ada Franco Morbidelli di MotoGP Assen Belanda Akhir Pekan Ini

23 Juni 2021 - 11:02 WIB

Tidak Ada Franco Morbidelli di MotoGP Assen Belanda Akhir Pekan Ini
Trending di Olahraga