Olahraga

Persaingan MotoGP 2017 di Mata Marquez

100
×

Persaingan MotoGP 2017 di Mata Marquez

Sebarkan artikel ini
Persaingan MotoGP 2017 di Mata Marquez

GERMAN, (CAMEON) – Marc Marquez menyakini bahwa Jorge Lorenzo akan memenangi balapan pada 2017. Namun, ia tak tahu apakah pembalap anyar Ducati itu akan mampu menjadi juara dunia MotoGP.

Dalam wawancara di sela-sela event, Marc Marquez berbicara mengenai Lorenzo yang akan melakoni debut bersama pabrikan Ducati pada musim depan. Saat tes akhir musim Valencia pada pertengahan November lalu, Marquez rupanya menganalisis performa dari beberapa rivalnya. Ia pun mengomentari Lorenzo, Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

”Saya tidak menyangka Lorenzo tampil cepat di Valencia. Dia dapat memenangi balapan, mungkin pada seri pembuka Qatar,” ucap pembalap Repsol Honda itu dilansir Motosport, kemarin (27/12).

”Tapi untuk gelar juara, saya tidak tahu. Sedikit terlalu dini,” imbuhnya.

Menurutnya, Vinales merupakan rival yang diwaspadai. Dia menganggap, pebalap anyar Yamaha itu dapat memanaskan pertarungan gelar juara.

”Saya membayangkan dia begitu cepat. Dia juga telah membuktikannya dengan Suzuki,” ucapnya.

Menurutnya, masa dua tahun yang tidak muda. Bahkan, ketika rivalnya mendapatkan motor lebih lengkap seperti Yamaha. Diakui olehnya, rivalnya menjadi lebih kuat. Ini akan menjadi pertarungan gelar juara dari balapan pertama.

Ditanya mengenai hubungan antara Vinales dan Rossi, Marquez menjawab keduanya memiliki hubungan yangs sangat baik. ”Saya pikir ada hubungan baik antara mereka berdua. Tapi biasanya tidak mudah menjaga hubungan dengan rekan setim sekaligus rival,” jelasnya.

Dia melihat, Maverick bertarung untuk kejuaraan, seperti Valentino. Pada tahun lalu, Valentino dan Maverick telah membuktikan sangat kuat.

Masih teringat dengan jelas ketika Marquez dan Rossi akhirnya bersalaman untuk pertama kalinya – sejak insiden Sepang – usai balapan di MotoGP Catalunya. Sebuah sikap yang tulus?

“Saya pikir demikian. Kejuaraan dunia mengalami momen kritis karena kematian Luis Salom. Setelah balapan, atmosfer di sirkuit berubah,” tuturnya.

Hal paling penting adalah tahun ini. Dia telah melihat beberapa balapan menarik dengan Valentino, di Catalunya dan Silverstone. Menjelang pergantian tahun baru, apa harapan sang pembalap pada 2017?

”Saya tidak berharap apa-apa. Saya telah memiliki segalanya. Mungkin kesehatan, dan berharap tidak terjatuh musim depan,” pungkasnya. (Putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *