Tasikmalaya

Panwaslu Jabar Menilai Pilkada Banyak Potensi Pelanggaran

49
×

Panwaslu Jabar Menilai Pilkada Banyak Potensi Pelanggaran

Sebarkan artikel ini
Panwaslu Jabar Menilai Pilkada Banyak Potensi Pelanggaran

KOTA TASIKMALAYA, (CAMEON) – Partisipasi pemuda dan masyarakat dalam menghadapi Pemilu Kada tahun 2017 di Kota Tasikmalaya sangatlah penting. Untuk itu, Panwaslu Jabar melakukan kerja sama dengan gerakan Pramuka dalam acara “Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bagi Gerakan Pramuka Dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Tahun 2017” yang digelar di lapangan sepak bola Aboh Kelurahan Sukamulya Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya, Rabu (25/5/2016).

Panwaslu Jabar, Yusuf Kurnia, Divisi Penanganan Pelanggaran, menilai setiap Pilkada di manapun selalu banyak potensi kecurangan dan pelanggaran terutama yang paling banyak pelanggaran, yakni politik uang dan mobilisasi PNS untuk kemenangan dalam pilkada. “UU sudah menegaskan bahwa PNS tidak boleh berkampanye, baik sebelum dalam masa kampanye atau di dalam masa kampanye, termasuk gerakan Pramuka jika di sekolah-sekolah mengarahkan itu termasuk pelanggaran,” jelasnya.

Ia mengkhawatirkan kecurangan dan pelanggaran itu sudah mereka anggap biasa. Oleh karena itu, kami sangat menyadari akan kekurangan dan kelemahan. Jumlah petugas panwaslu terbatas dan tim sukses di masing-masing parpol cukup banyak. Sehingga, dalam melakukan pengawasan kami cukup lemah dan tidak seimbang. Sementara petugas pengawas pemilu yang disebar di tingkat Kota hanya 3 orang, tingkat Kecamatan 3 orang , tingkat Kelurahan 1 orang dan tingkat TPS 1 orang.

Ia pun berharap kerja sama dengan gerakan Pramuka ini mudah-mudahan berjalan dengan baik sesuai dengan harapan kami dan masyarakat. Karena kami menilai gerakan pramuka sudah terdidik dan sudah biasa berkiprah kepada kepentingan masyarakat dan pemerintah.

“Di manapun, siapa pun, Lembaga, Organisasi, Forum, TNI, Polri, PNS termasuk sekarang ini yang menjadi mitra kami Gerakan Pramuka di dalam memberikan pengawasan pada pelaksanaan pengawasan Pemilu Kada jika menemukan pelanggaran maka kami tidak akan segan-segan untuk menindak tegas sesuai dengan pelanggaran yang dilakukannya,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Hadir Sekrerataris Daerah, Idi Hidayat, sebagai inspektur upacara. Ia mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Panwaslu Jawa Barat yang telah turut menyukseskan Pemilu Kada 2017 nanti di Kota Tasikmalaya. “Alhamdulillah Panwaslu Jabar telah memberikan kesempatan kepada gerakan Pramuka untuk mengikuti sosialisasi. Kami mengharapkan rekan-rekan pramuka menjadi partisipatif yang akan membantu kepada masyarakat mulai dari tahapan kegiatan dan pada pelaksanaan kegiatan Pemilu Kada nanti untuk membantu orang-orang Jompo dan orang yang tidak bisa menulis dan membaca. Panwaslu menilai bahwasannya gerakan Pramuka ini memiliki nilai di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya. cakrawalamedia.co.id (Edi Mulyana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *