Kota Cimahi

Lagi, Perlintasan di Daerah Padasuka Memakan Korban Jiwa

59
×

Lagi, Perlintasan di Daerah Padasuka Memakan Korban Jiwa

Sebarkan artikel ini
Lagi, Perlintasan di Daerah Padasuka Memakan Korban Jiwa
Ilustrasi

CIMAHI, (CAMEON) – Warga Kelurahan Padasuka Kota Cimahi kembali dikejutkan dengan penemuan dua mayat perempuan diperlintasan kereta api KM 146 di Jln. Penembakan Kel. Padasuka, Kec. Cimahi Tengah Kota Cimahi pada Selasa (26/7/2016).

Kedua mayat perempuan tersebut ditemukan sekitar pukul 21.45 WIB dalam keadaan bersimbah darah. Kedua perempuan tersebut bernama Kinanti, (19), warga Jalan Sentral RT 01/12, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara dan Mega (23) warga Kampung Sukarame, RT 03/12 Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Kapolsek Cimahi, AKP Asep Nandang, mengatakan, kedua korban tersebut diperkirakan
tertabrak kereta api Harina Jurusan Bandung-Surabaya sekira jam 21.40 WIB.

Dari dugaan sementara, jelas Asep, kedua korban tersebut sedang berjalan ditengah perlintasan kereta api. Pasalnya, ketika ditemukan, keduanya tergeletak ditengah perlintasan kereta api.

“Ini sepertinya kelalaian dari orangnya. Faktor warganya sendiri yang kurang sadar terhadap situasi,” katanya, Rabu (27/7/2016).

Ketika disinggung soal dugaan lain selain kelalaian, Asep mengatakan hal tersebut masih dalam penyelidikan. Untuk itu, korban langsung dibawa ke RS Hasan Sadikin guna dilakukan autopsi.

Setelah mendapat laporan awal, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian. “Mengevakuasi korban, mencari Keterangan Saksi-saksi dan mengamankan barang-barang milik korban,” ujarnya.

Lokasi kejadian sendiri tidak jauh dari perlintasan kereta api daerah tersebut dan sangat berdekatan dengan dua kejadian sebelumnya. “200-300 meter dari perlintasan,” katanya.

Jika dikalkulasikan, dalam satu minggu terakhir, total sudah ada empat orang warga Cimahi yang tewas di lintasan kereta api Padasuka Kota Cimahi.

Menanggapi maraknya korban meninggal akibat tertabrak kereta api di daerah tersebut, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah perlintasan untuk senantiasa berhati-hati.

“Kami imbau untuk selalu waspada, taati rambu-rambu dari perkeretaapian, jikalau ada bunyi, patuhi jangan sampai ada korban untuk kesekian kalinya. Tetap waspada,” imbuh dia.

Nantinya, menurut Asep, kemungkinan perlintasan di daerah Padasuka tersebut akan ditutup seiring dengan rencana pembangunan fly over Padasuka.

“Setelah fly over jadi, palang itu akan ditutup,” katanya. cakrawalamedia.co.id (Rizki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *