Jawa Barat

Jelang Mudik, Dinkes Jabar Siapkan 765 Dokter

65
×

Jelang Mudik, Dinkes Jabar Siapkan 765 Dokter

Sebarkan artikel ini
Jelang Mudik, Dinkes Jabar Siapkan 765 Dokter
Ilustrasi

BANDUNG, (CAMEON) – Dinas Kesehatan Jawa Barat siapkan 765 orang dokter dan 4036 orang perawat yang akan bertugas selama mudik lebaran. Jumlah tersebut akan disebar ke sejumlah titik lainnya di Jawa Barat, baik di tempatkan di posko lebaran, puskesmas dan rumah sakit.

Menurut Kepala Dinas Provinsi Jawa Barat, Alma Lucyati, fokus utamanya adalah mendukung mudik lebaran terutama pada bidang kesehatan.

“Kami bertugas hal kesehatan tentunya, seperti menyediakan layanan kesehatan, memeriksa kesehatan pengemudi, promosi kesehatan dan menyediakan layanan emergency,” kata Alma kepada wartawan ditemui di kantornya, Rabu (22/6).

Untuk pelayanan kesehatan di Jawa Barat terdapat 80 rumah sakit yang bersiaga, 523 puskesmas keliling, 2530 orang tenaga ahli, 203 posko kesehatan, 324 puskesmas di jalur mudik dan 500 puskesmas siaga.

Pihaknya melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan di kota atau kabupaten di Jawa Barat guna meningkatkan pelayanan arus mudik lebaran. Terutama pada jalur mudik, lanjut dia, terdapat sembilan titik rawan kemacetan pada jalur mudik di Jawa Barat. Tentunya, pihak dinas kesehatan akan bersiap-siap di sana.

Titik rawan kemacetan tersebut di antaranya, Cikopo, Cipali, Tegal Karang, Cileunyi, Hakatek, Nagreg, Limbangan, Gentong dan Rest area di tol. Lalu, untuk rumah sakitĀ  terdapat 25 rumah sakit yang disiapkan di jalur mudik khusus Jawa Barat.

“Paling banyak terdapat di Cirebon ada lima rumah sakit dan empat rumah sakit di Majalengka yang siap melayani apabila terjadi kecelakaan,” ucapnya.

Dia menjelaskan, berdasarkan data kecelakaan di Nasional jumlah kecelakaan, baik kecelakaan ringan dan berat masih cukup tinggi. Begitu pula dengan korban yang meninggal dan mengalami luka berat.

Berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, khusus kecelakaan usia 15-25 tahun sekitar 80 persen merupakan kecelakaan ganda. Lalu, 60,87 persen kecelakaan kendaraan bermotor dan 70 persennya kecelakan pra rumah sakit.

“Khususnya di Jawa Barat, terdapat sekitar 85 kasus kecelakaan di Cirebon dan Garut,” ungkapnya. cakrawalamedia.co.id (nta)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *