Tasikmalaya

BKPRMI dan TAAM Kota Tasikmalaya Gelar Outbond Anak Usia Dini

70
×

BKPRMI dan TAAM Kota Tasikmalaya Gelar Outbond Anak Usia Dini

Sebarkan artikel ini
BKPRMI dan TAAM Kota Tasikmalaya Gelar Outbond Anak Usia Dini

KOTA TASIKMALAYA, (CAMEON) – BKPRMI bersama LPPK Sakinah yang membidangi pengelolaan Taman Asuh Anak Muslim (TAAM) menggelar Out Bond anak usia dini, Kamis (1/9/2016).

Agus Ripai P, sebagai Ketua pelaksana kegiatan out bond menjelaskan, target utama kegiatan pra siaga out bond ini adalah melaksanakan program rutin satu tahun satu kali.

“Tujuannya untuk mendidik anak agar mereka bisa mandiri, berani, disiplin dan meningkatkan kepercayaan dirinya, sekaligus sambil belajar mengenal alam,” ujarnya saat ditemui di kawasan Situ Gede.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan refleksi pola pikir anak. Apabila mereka melakukan belajar di ruangan sekolahnya masing-masing, maka dengan beraneka kreativitasnya anak mengenal cara belajar yang berbeda.

Pengenalan pembelajaran, katanya, tidak hanya sebatas di lingkungan sekolah saja. Berbeda dengan outbond, mereka bisa bergabung dengan seluruh teman sebayanya dari luar sekolah yang di hadiri oleh seluruh sekolah PAUD yang ada di Kota Tasikmalaya.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Wali Kota. Alhamdulillah setiap kali kita melaksanakan kegiatan out bond, Wali Kota selalu hadir. Dan selalu memberikan apresiasi, kami berharap ke depan perhatian Pak Wali untuk meningkatkan dunia pendidikan usia dini lebih diperhatikan kembali,” bebernya.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, memberikan apresiasi kepada BKPRMI dan lembaga pendidikan TAAM Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini sangat luar biasa dan menginspirasi.

“Ini sebuah kreativitas dan inovasi dalam rangka menghadirkan generasi muda. Anak-anak kita yang pada usia keemasan usia 0 sampai 4 tahun sudah betul-betul dipersiapkan untuk menjadi anak-anak yang cerdas, berkualitas dan berakhlakulqarimah,” terang Budi.

Anak-anak ini, katanya, perlu ditingkatkan kreativitasnya. Mereka harus tangguh, perlu percaya diri dan perlu mengenal lingkungan yang ada di sekitarnya. Termasuk mereka harus mencintai lingkungan, bermain dengan riang melewati masa bermainnya dengan baik.

“Tentu ini akan menjadi kebanggaan bapak ibu selaku orang tuanya manakala anak-anaknya tumbuh besar dengan dibekali ilmu. Selain kepintaran dan kecerdasan juga mereka harus memiliki keterampilan, kemampuan kereativitas dan berinovasi,” ujarnya. cakrawalamedia.co.id. (Edi Mulyana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *