Kota Cimahi

Begini Pesan Pengamat Kepada Ajay-Ngatiyana

61
×

Begini Pesan Pengamat Kepada Ajay-Ngatiyana

Sebarkan artikel ini
Begini Pesan Pengamat Kepada Ajay-Ngatiyana
Pengamat Politik Universitas Parahyangan Asep Warlan

CIMAHI, (CAMEON) – Pada hitungan sementara yang didapat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan nomor tiga (Ajay-Ngatiyana) unggul dari pasangan petahana (Atty – Azul). Diketahui sebelumnya, Dinasti Itoch Tochija cukup kuat dibangun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Itoch Tochija ini sudah menjadi Wali Kota Cimahi selama dua periode yaitu 10 tahun. Ditambah, Itoch sudah menjadi Plt Wali Kota Cimahi saat pembangunan Kota Cimahi. Setelah itu, pada 2012-2017 Kota Cimahi dipegang oleh Atty Suharti yang tidak lain adalah istri dari Itoch Tochija.

Menurut Pengamat Politik Universitas Parahyangan Asep Warlan, politik dinasti yang dibangun Itoch Tochija masih tetap kuat. “Politik dinasti di Kota Cimahi tidak benar-benar runtuh, tapi memang mengalami kemunduran,” kata Asep kepada wartawan saat dihubungi, Kamis (16/2/2017).

Kemungkinan besar karir politik tersebut akan dibangun kembali di pemilu legislatif pada 2019, mendatang. Diprediksi hal ini akan diteruskan oleh anak atau sanak-saudara yang lainnya. Hal ini masih dianggap sah, meskipun Itoch dan Atty sedang terjarat kasus hukum.

Diakui olehnya, dinasti politik yang Itoch bangun cukup kuat. Untuk itu, karir politik akan dibangun kembali. Pembangunan karir di dunia politik tidak ada kata selesai. Para politikus ini harus selalu berjuang untuk mempertahankan hak politiknya.

Nah, untuk pasangan nomor tiga (Ajay-Ngatiyana) diakui masih baru di bidang politik. Untuk membangun politik di dinasti Itoch cukup sulit. Ada tiga hal yang perlu Ajay-Ngatiyana bangun.

Di antaranya membangun konsolidasi di pemerintahan, lalu berkomunikasi dengan berbagai pihak dan menjaga integritas. “Ketiga hal tersebut perlu dibangun. Apalagi menjaga integritas merupakan hal yang paling penting untuk membangun pemerintahan yang baru,” ungkapnya.

Dia berpesan, agar pemerintah yang baru ini tidak tersandung kasus hukum yang sama. Lalu, jangan main-main untuk bermain proyek dan perizinan. Rata-rata para kepala daerah sering tersandung dua kasus yang baru.

“Untuk masyarakat yang memilih, Ajay-Ngatiyana merupakan harapan baru untuk Kota Cimahi yang lebih baik,” pungkasnya. (Putri)

Foto Ilustrasi Net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *