News

PERPUKADESI Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan Nasional, Ini Pesan Bibit Waluyo

39
×

PERPUKADESI Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan Nasional, Ini Pesan Bibit Waluyo

Sebarkan artikel ini

JAKARTA (CM) – Ketua Umum Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (PERPUKADESI), Bibit Waluyo, menegaskan pentingnya menjaga arah pembangunan nasional agar tetap sejalan dengan cita-cita kemerdekaan.

Hal itu disampaikan dalam Pernyataan Sikap Kebangsaan PERPUKADESI yang menjadi refleksi tanggung jawab moral para purnabakti kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Bibit menilai dinamika dalam sistem demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, ia mengingatkan agar perbedaan pandangan tidak keluar dari tujuan besar pembangunan bangsa.

“Dinamika yang terjadi bukanlah bentuk perpecahan, melainkan bagian dari keberagaman cara dalam membangun bangsa. Yang terpenting adalah memastikan arah pembangunan tetap berada di jalur yang benar,” ujar Bibit.

Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua Dewan Pembina Sutiyoso serta Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Kehadiran mereka memperkuat pentingnya sinergi antara pengalaman kepemimpinan daerah dan kebijakan pemerintah pusat.

PERPUKADESI menilai, sejak era reformasi, pelaksanaan demokrasi dan otonomi daerah telah membuka ruang luas bagi lahirnya pemimpin daerah yang berkualitas. Meski demikian, tantangan dalam implementasinya masih tetap ada.

Sebagai organisasi yang mewadahi para purnabakti gubernur, bupati, dan wali kota, PERPUKADESI menyatakan siap menjadi mitra strategis pemerintah dengan memberikan pandangan yang konstruktif.

Tak hanya itu, organisasi ini juga berkomitmen mengawal kebijakan publik agar tetap berada dalam koridor kepentingan nasional serta berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Dalam menghadapi visi Indonesia Emas 2045, PERPUKADESI menekankan pentingnya menyiapkan kader kepemimpinan hingga ke tingkat daerah dan desa. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kesinambungan pembangunan.

Bibit menegaskan, PERPUKADESI berdiri sebagai kekuatan moral yang berpijak pada aspirasi rakyat, tanpa terlibat dalam praktik politik praktis.

“PERPUKADESI hadir sebagai kekuatan moral, bukan kekuatan politik praktis. Kami berdiri untuk menjaga arah, bukan untuk terlibat dalam tarik-menarik kepentingan,” tegasnya.

PERPUKADESI juga membuka ruang kolaborasi bagi seluruh purnabakti kepala daerah dan elemen bangsa yang memiliki visi serupa dalam menjaga kedaulatan dan mendorong kemajuan Indonesia.

Pernyataan sikap ini ditutup dengan semboyan “Pengabdian Tanpa Akhir, Perjuangan Tanpa Henti” sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam menjaga keutuhan dan arah pembangunan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *