Jawa Barat

70 Pelukis Pemula Ditantang Gambarkan Braga

99
×

70 Pelukis Pemula Ditantang Gambarkan Braga

Sebarkan artikel ini
70 Pelukis Pemula Ditantang Gambarkan Braga

BANDUNG, (CAMEON) – Sebanyak 70 orang pelajar dan mahasiswa mengikuti lomba melukis yang diadakan mahasiswa Itenas. Tema yang diambil drawning Itenas. Tema tersebut sekaligus peringatan agenda tahunan untuk selesainya matakuliah yang diambil.

Menurut salah satu panitia Elvira, event sebagai pembukaan pameran desain yang akan diadakan akhir bulan. “Ini agenda awal untuk kegiatan kami selanjutnya,” ungkap Elvira kepada CAMEON ditemui saat memantau kegiatan lomba di jalan Braga, Minggu (7/8).

Lomba melukis dan membuat sketsa ini sengaja diadakan oleh untuk menjaring pelajar yang minat dengan desain. Diakui olehnya, lomba ini sangat jarang diadakan untuk usia 15 hingga 25 tahun. Untuk itu, diselenggarakan event seperti untuk menjaring minat dan bakat anak muda di dunia desain.

Dia menjelaskan, event ini hanya diikuti oleh 70 orang yang notabene adalah berasal dari Kota Bandung. Terkait gambar, dirinya menekankan peserta wajib menggambar detail gedung di sekitar Jalan Braga.

“Jalan Braga itu banyak sejarah dan banyak detail pada bangunan,” ucapnya.

Dia mengatakan, banyaknya detail itu agar membuat para peserta tertantang dan semakin berminat. Walaupun begitu, peserta yang mengikuti acara ini kebanyakan pelukis awal yang berasal dari pelajar.

Di tempat yang sama, Salah satu peserta Noni Rinjani mengakui event ini sudah sering dia ikuti. Akan tetapi, kebanyakan event dia ikuti hanya di sekolah. “Iya, biasanya saya ikut di sekolah, untuk event di luar seperti ini jarang ikut,” ungkapnya.

Diakui olehnya, minat gambarnya disebabkan kedua kakaknya yang minat terhadap gambar. Sejak usia SD, dirinya selalu memperhatikan kedua kakaknya ketika menggambar. Rencananya paska lulus SMA, dia melanjutkan kuliah di ITB jurusan desain.

Noni sendiri mengikuti event ini didampingi oleh Ibunya. Menurut orangtua Noni, Wawang, ingin anaknya memiliki bakat dan kelebihan yang terarah. “Dengan diantar dan diperhatikan seperti ini, anak akan tenang dan merasa aman,” pungkasnya. cakrawalamedia.co.id (Nta)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *