Jawa Barat

Sulitnya Menetapkan Upah Minimum Sektoral Kota

79
×

Sulitnya Menetapkan Upah Minimum Sektoral Kota

Sebarkan artikel ini
Sulitnya Menetapkan Upah Minimum Sektoral Kota

CIMAHI (CAMEON)-Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) Kota Cimahi masih belum ditentukan. Hal disebabkan, belum ada pengelompokan sektor pekerjaan yang ada di Cimahi.

“UMSK bisa ditentukan jika sudah terdapat berbagai sektor. Hari yang yang menjadi masalah, beberapa sektor pekerjaan masih bergabung,” ucap Kasi Syarat Kerja dan Jamsostek Dinas Ketenagakerjaan Kota Cimahi, Sularno, kepada CAMEON ditemui di ruangannya, Senin (3/4/2017).

Hal tersebut disebabkan, beberapa sektor pekerjaan berjumlah sedikit. Sehingga masing-masing bergabung. Salah satunya, seperti pekerja metal.

Para pekerja metal ini dari berbagai unsur bergabung. “Jelas hal ini tidak bisa dijadikan sebagai acuan penetapan UMSK di Kota Cimahi,” singkatnya.

Sementara itu Menurut Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bandung Barat Nur Julaeha, pembahasan UMSK ini sudah lama dilakukan di Bandung Barat. Tercatat, sejak 2014 Bandung Barat sudah mengajukan.

Akan tetapi, sampai hari ini masih belum terlaksana. Ada banyak faktor yang belum terlaksananya UMSK di Bandung Barat. Untuk menentukan UMSK, perlu diketahui bidang pekerjaan mana saja.

Saat ini, bidang pekerjaan masih belum tercatat semua. Pekerjaan buruh ini mencakup banyak bidang. Di antaranya, bidang tektil, logam dan lain sebagainya.

Terlebih hal yang paling penting adalah kemampuan para pengusaha untuk memberikan upah. Pemerintah dalam hal ini, akan berusaha untuk mengambil jalan tengah. Tidak akan memberatkan salah satunya.

“Begitu juga, di dalam dewan pengupahan sudah dibentuk dari berbagai unsur. Baik itu para pekerja, pemerintah dan pengusaha,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *